Widi Terlindas Truk Saat Mendahului Kendaraan di Depannya

693
Polisi tengah mengevakuasi jenazah Widi yang terlindas truk di jalan Leles

GARUT – Sungguh tragis, seorang pengemudi kendaraan bermotor roda dua meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di wilayah Kecamatan Leles pada Kamis (7/2/2019). Korban digilas truk saat jatuh ketika mendahului kendaraan yang ada di depannya.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 Lokasinya di Kampung Tutugan, Desa Haruman, Kecamatan Leles. Yang menjadi korban atas nama Widi Angga Maulana. Usianya 18 tahun, warga Pasirjambu, Desa/Kecamatan Leles ” ujar Kasat Lantas Polres Garut, AKP Rizky Adi Saputro.

Rizky menyebut, kendaraan bermotor roda dua yang dikendarai Widi dengan plat nomor D 4191 VAI diketahui terlibat tabrakan dengan truk tangki pertamina dengan nomor polisi D 9458 AD.

“Untuk kronologisnya, kendaraan jenis supra yang dikendarai Widi datang dari arah Tutugan atas menuju Leles. Dan saat melintasi jalan menurun dan menikung ke kiri, saat mendahului kendaraan lain di depannya ia terjatuh ke sebelah kanan,” katanya.

Saat terjatuh, kata Rizky, posisi jatuh Widi keluar marka jalan garis putih utuh. Saat bersamaan kendaraan truk tangki yang dikendarai Heri (43) datang dari arah berlawanan sehingga Widi pun terlindas roda ban tengah sebelah kanan.

“Akibat dari kejadian tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia serta kedua kendaraan rusak,” ucapnya.

Rizky menyebut bahwa saat berkendara, Widi sendiri sehingga tidak ada korban lainnya. Selain korban meninggal dunia, ada juga kerugian materiil sebesar Rp 500 ribu akibat peristiwa tersebut.

“Kita sudah lakukan oleh tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti dan membawa korban ke tempat perawatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun memang korban kecelakaan atas nama Widi dinyatakan meninggal dunia usai terlindas ban truk,” ungkapnya.

“Dengan adanya kejadian ini saya tidak bosan mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat mengendarai kendaraan di jalan. Patuhi setiap aturan setelah memahaminya. Marka jalan utuh itu artinya tidak boleh mendahului,” tambahnya. (igo)