Warga Garut Jemput Kebebasan Ahmad Dhani ke Jakarta

460
Evi Hartaz Alvian (tengah) bersama rombongan dari Garut (ist)

GARUT – Musisi sekaligus politisi, Ahmad Dhani Prasetyo sudah bebas hari ini, Senin (30/12/2019) pada pukul 10.00 WIB dari rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Warga Kabupaten Garut sendiri ada yang berangkat untuk melakukan penjemputan kebebasan Ahmad Dhani ke rutan Cipinang. Warga Garut ini mengatasnamakan Forum Warga Garut Menjemput Ahmad Dhani sang Pengujar Kebenaran.

Koordinator lapangan, Evi Hartaz Alvian mengatakan, kurang lebih ada 200 orang yang berangkat dari Garut dengan dua mobil bus dan satu minibus.

Rombongan berangkat dari pukul 03.00 dini hari dan saat ini telah berkumpul dengan masa simpatisan Ahmad Dhani lainnya dari berbagai daerah.

” Kita ini membentuk forum warga Garut menjemput dan melaksanakan konvoy menjemput kebebasan seorang politikus yang perlu kita hormati, kita hargai yaitu Ahmad Dhani Prasetyo,” kata Evi saat dihubungi melalui sambungan telponnya.

Evi menyampaikan rasa simpatik dan kekaguman yang begitu mendalam kepada Ahmad Dhani atas perjuangan dan hukuman yang dirasakannya selama ini.

Ahmad Dhani dinilai sebagai pejuang dalam kebebasan berpendapat yang harusnya dilindungi di negeri ini sebagai penyeimbang dari kebijakan pemerintah.

” Kita dari forum warga Garut ini merasa simpatik yang besar terhadap sang pejuang ini karena di Indonesia sekarang sudah mulai ada krisis perjuangan, banyak ketakutan-ketakutan sedangkan beliau sangat berani sekali”.

” Beliau bisa menebus dengan senyuman, dengan penuh ketabahan, kesabaran, menghadapi jeruji besi berbulan-bulan berpisah dari keluarga. Itu mungkin yang membuat forum warga Garut ini sengaja melakukan penjemputan kepada beliau,” kata Evi.

Titik awal keberangkatan di Garut

Sementara itu, H Endang Rushendar, Ketua GM FKPPI Kabupaten Garut yang juga ikut dalam penjemputan itu memandang, kebebasan Ahmad Dhani ini merupakan satu momentum untuk memulai kembali perjuangan.

H Endang tidak berharap atas hukuman yang telah dijalani justru melemahkan semangat Ahmad Dhani.

” Diharapkan nilai utama daripada peristiwa pembebasan Ahmad Dhani ini, kritikan terhadap pemerintah itu tidak berhenti dengan ditakut takutinya masuk jeruji besi. Kebebasan berpendapat harus tetap dialirkan dengan tujuan menyeimbangkan kebijakan-kebijakan yang salah, kebijakan yang lemah dari pemerintah kita. Siapa lagi kalau bukan dari masyarakatnya itu sendiri yang menjadi penyeimbang dan kritik sosial kepada pemerintah,” katanya.

Namun demikian H Endang juga tetap mengajak untuk melakukan perjuangan dengan tetap mentaati aturan yang berlaku. Karena ada seperangkat aturan undang-undang yang siap menjerat siapapun ketika dianggap kritik berlebihan.

Misalnya adalah undang-undang ITE yang karena inilah Ahmad Dhani terjerat dan terpaksa harus masuk jeruji besi.

Walaupun sebetulnya kebebasan berpendapat sendiri sudah dilindungi dalam undang-undang dasar 1945 sebagai induk dari segala undang-undang. Juga ada undang-undang lain yang menjamin kebebasan berpendapat.

“Berkritik dengan etika. Bahasa candaan saya, di zaman kita ini jangan terlalu keras-keras deh, karena kalau keras-keras ada jeruji besi,” katanya.

Lebih jauh Endang Rushendar juga ingin mengingatkan bahwa Ahmad Dhani ini merupakan tahanan politik. Ahmad Dhani bukanlah pelaku kriminal.

Dan banyak tokoh lain yang juga tahanan politik dan justru setelah keluar bisa kembali mendapatkan posisi yang istimewa di mata masyarakat.

Karena itu menurutnya Ahmad Dhani jangan merasa hina atas apa yang menimpa dirinya. Justru momentum ini harus dijadikan titik awal untuk kembali memulai perjuangan.

“Malah saya menganggap beliau pejuang demokrasi, pejuangan kebebasan berpendapat, sementara orang saat ini sembunyi-sembunyi ngomong di warung kopi tapi beliau berani berjuang ngomong di corong Indonesia,” katanya.

H Endang juga memandang ada hikmah di balik yang menimpa Ahmad Dhani. Karena ketika di rutan Ahmad Dhani mengalami perubahan positif secara spiritual.

” Ketaatan beliau lebih meningkat dari sebelumnya. Makanya itu yang membuat simpatik forum warga Garut menjemput di Cipinang. Jadi, selamat menikmati kebebasan berpendapat kembali. Ahmad Dhani sendiri jangan sampai diam atau jadi padam semangat berdemokrasinya, saya tidak harapkan sekali itu,” katanya. (fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here