Volume Sampah Meningkat, Pengangkutan malah Mandek

267
Sampah menumpuk di sejumlah titik.

RadarPriangan.com, GARUT – Meningkatnya volume sampah memasuki bulan Ramadhan menyebabkan tumpukan di beberapa titik pembuangan sampah.

Rusaknya jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasirbajing semakin memperparah tumpukan sampah dan terbengkalai. 

“Selain volume sampahnya meningkat memasuki bulan Ramadan, ditambah memang kendala di TPA-nya kondisi jalannya membuat dump truk gak bisa naik ke atas,” kata Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Guriansyah, kepada wartawan di kantornya, Rabu (7/5).

Menurutnya, mobil dump truk pembuang sampah ke TPA terhambat ketika memasuki TPA karena jalan rusak dan licin. 

Tidak hanya itu, alat berat yang dipakai untuk mendorong dumprtuk membuat perataan sampah di TPA tidak maksimal. 

“Alat berat jadi gak maksimal karena upaya meratakan sampah ini dipakai harus mendorong dump truk. Truk ngantri, dari 4 hanya 2 ritasi (balikan, red) saja muatnya. Kami Dinas mohon maaf, upaya sekarang ini belum maksimal,” kata Guriansyah.

Untuk sementara ini pihaknya baru menutup lubang jalan dengan pasir dan batu. Jangka panjangnya, ia mengaku sudah meminta Dinas PUPR Kabupaten Garut untuk memperbaiki jalan rusak menuju TPA. 

Lanjutnya, untuk memaksimalkan angkutan sampah, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendapat bantuan 5 mobil dumptruk. “Sekarang lagi proses, Insya Allah sebelum lebaran sudah ada,” katanya.

Volume sampah memasuki bulan Ramadan mengalami peningkatan sebanyak 30 persen. “Volume (sampah, red) 480 meter kubik kalau dikonversikan per hari 60 sampai 70 ton per hari. (Volume sampah, red) Puasa meningkat 30 persen ditambah CFD (Car Free Day, red),”  pungkasnya. (erf)