Via Vallen Beberkan Adiknya Positif Covid-19

114
foto instagram Via vallen

RadarPriangan.com, SIDOARJO – Penyanyi, Via Vallen membeberkan adiknya dinyatakan positif terinfeksi virus covid-19. Kabar itu dia sampaikan melalui akun instagramnya.

Via Vallen menjelaskan, awalnya saudaranya itu mengalami gejala pneumonia. Karena khawatir covid-19, dia sempat bertanya ke beberapa spesialis paru-paru.

“Nah hasil paru-paru salah satu adikku ada pneumonia, orang tua khawatir karena takut corona (Fyi aktivitas adikku hampir setiap hari ke Surabaya antar jemput pacarnya kerja di mall). Akhirnya aku tanya ke beberapa spesialis paru-paru dan semuanya bilang enggak apa-apa (itu gara-gara rokok bla bla bla). Adikku ini memang pernah sesak napas jauh sebelum adanya corona,” ungkap Via Vallen lewat akunnya di Instagram, Minggu (24/5/2020).

Dia pun memeriksakan adiknya untuk dilakukan rapid test dan hasilnya non-reaktif. Namun Via Vallen tak puas begitu saja.

“Tapi karena salah satu gejala corona adalah pneumonia, di rumah juga ada orang tua yang sakit. Jadi untuk memastikan semuanya beneran baik-baik aja, aku bawa dia rapid ke RS rujukan covid-19 dan hasilnya nonreaktif,” jelas Via Vallen.

“Aku tanya ada lagi tes buat mastiin corona enggak? Kata beberapa suster di sana ada swab, tapi ini enggak perlu karena rapidnya sudah akurat. Eman uangnya mbak. Swab mahal lohh dan hasilnya lama,” sambungnya.

Dia pun menyuruh adiknya untuk melakukan swab test. Hingga akhirnya diketahui bahwa hasilnya ternyata positif.

“Setelah menunggu 10 hari, ternyata hasilnya POSITIF. Udah 2 minggu lebih adikku di isolasi mandiri di rumah, sekeluarga juga di TCM 2 kali dan udah selesai karantina selama 14 hari,” beber penyanyi asal Sidoarjo itu.

Via Vallen mengatakan bahwa adiknya juga sempat tidak percaya telah terinfeksi virus covid-19. Sebab adiknya tidak mengalami gejala pada umumnya.

“Nah masalahnya, adikku enggak percaya kalau terpapar, karena dia merasa sehat walafiat dan seger bugar (OTG lah bahasa medisnya). Nah kesimpulannya, adikku yang jelas-jelas tidak dianjurkan swab karena hasil rapid tesnya NON-REACTIVE, tapi karena paksaanku untuk swab demi keamanan orang tuaku, dan hasilnya ternyata POSITIF. GIMANA KALAU SEANDAINYA WAKTU ITU AKU MANUT AJA SAMA PETUGAS DI RS TIDAK MELAKUKAN SWAB?” katanya.

” Adekku bakal masih bebas kelayapan dan antar jemput pacarnya di mall dan bebas beraktifitas di rumah dan beresiko besar menularkan,” sambungnya. (*)