Terdaftar Penerima BPNT, Tapi Dari Awal Belum Bisa Dicairkan, Apa Kendalanya?

149
Keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sembako (dok Radar Garut/Feri Citra Burama)

RadarPriangan.com, GARUT – Program Pemerintah bantuan pangan non tunai (BPNT) di sebagian desa Kabupaten Garut, Jawa Barat, ada yang mengalami kendala teknis.

Diantaranya, ada sejumlah nama KPM (keluarga penerima manfaat) yang tidak bisa dicairkan dari mulai program diluncurkan.

Kasus ini terjadi di Desa Salakuray, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Dari data Kasi Kesra, Desa Salakuray, Restu, menyebut terdapat puluhan KPM yang dari mulai awal program hingga kini belum cair.

“Di Desa Salakuray total KPM berjumlah 373, tapi hingga sekarang yang kartunya bisa dicairkan dan sudah diterima KPM sebanyak 315 KPM,” kata Restu, Senin (10/02/2020).

Artinya sebanyak kurang lebih 58 KPM yang hingga kini namanya terdaftar sebagai penerima tapi belum pernah sekalipun merasakan bantuan BPNT.

Kartu KPM yang bermasalah seperti ini, menurut Restu sekarang masih berada di pihak Bank.

Dari hasil penelusuran pihaknya, kartu KPM yang bermasalah seperti ini adalah mereka yang juga penerima PKH (program keluarga harapan). Karena ada penerima BPNT yang juga sekaligus penerima PKH.

Restu pun sudah berusaha melakukan komunikasi dengan pihak Dinas Sosial dan pihak Bank. Tapi hingga sekarang belum ada solusi untuk KPM yang bermasalah seperti itu. (fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here