Tak Mau Ditertibkan, PKL Keroyok Satpol PP

408
Penertiban PKL di zona merah yang berujung perlawanan ke Satpol PP. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

Korban Laporkan Pelaku Penganiayaan ke Polisi

RadarPriangan.com, GARUT – Upaya penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pengkolan Jalan Cikuray Kecamatan Garut Kota pada Rabu (22/5) lalu berujung pada pengeroyokan terhadap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Garut, oleh oknum dari pihak pedagang.

Salah seorang korban pemukulan yang juga salah satu anggota Satpol PP, Nana Suryana, 49, langsung melaporkan terduga pelaku atau oknum pedagang dengan inisial RA dan kawan-kawannta ke pihak Polsek Garut Kota.

Kapolsek Garut Kota Kompol Uus Susilo, Kamis (23/5), membenarkan terkait adanya laporan dari salah seorang anggota Satpol PP Kabupaten Garut terkait aksi pemukulan pada upaya penertiban PKL.

Berdasarkan laporan, Uus menjelaskan, saat itu korban bersama rekannya sesama anggota Satpol PP sedang melaksanakan tugas penertiban PKL dengan membuka tenda-tenda yang dipasang di zona merah. Namun, oknum pedagang tersebut tidak mau ditertibkan dan melakukan perlawanan.

“Para pedagang kaki lima tidak mau menerima (ditertibkan, red) lalu mengeroyok korban dan rekan-rekan lainnya menggunakan tangan kosong dan alat berupa paping blok dan batu bata. Korban mengalami luka di bagian kepala, muka dan badan kemudian dilarikan ke RSU dr Slamet untuk pengobatan, selanjutnya korban membuat Laporan di Polsek Garut Kota.” pungkasnya. (erf)