Tahan Terhadap Hama, Garut Kembangkan Benih Padi Inpari

259
Dinas Pertanian Kabupaten Garut akan mengembangkan jenis padi inpari yang tahan terhadap serangan hama.

RadarPriangan.com, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut segera mengembangkan penanaman benih padi jenis Inpari di luas lahan 13 ribu hektar yang akan memberikan keuntungan karena tahan hama dan produktivitasnya bagus sehingga memberikan keuntungan bagi petani.

“Produksinya tidak kalah sama, varietasnya dirilis sudah teruji, dimulai rencana penanamannya April,” kata Kepala Seksie Serealia yang menangani produksi padi dan jagung, Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Endang Junaedi di Garut, Rabu (10/4).

Menurutnya, benih padi Inpari merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan produktivitas padi sekaligus tahan dari ancaman hama.

Lanjutnya, berdasarkan hasil kajian, benih padi tersebut memiliki kualitas yang bagus dan cocok untuk ditanam di Jawa Barat, salah satunya di areal pertanian Kabupaten Garut.

“Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat menyarankan inpari, soalnya inpari itu tahan dari kekeringan, ada tahan organisme pengganggu tanaman,” katanya.

Ia menyampaikan, program pemerintah provinsi tersebut secepatnya akan direalisasikan di Garut dengan pengajuan awal untuk lahan seluas 13 ribu hektare dengan kebutuhan benih 25 kilogram per hektar.

Program tersebut akan diberikan secara gratis kepada para kelompok tani di Garut yang mengusulkan permohonan benih.

“Benihnya gratis lewat kelompok tani, koordinasi dan akan berjalan April saat musim tanam,” katanya.

Tambahnya, petani Garut saat ini kebanyakan menanam padi jenis sarinah, ciherang dan beberapa benih lokal seperti jayanti.

“Saat ini yang banyak ditanam di antaranya benih sarinah dan ciherang, jenis itu yang disarankan dinas karena sudah bersertifikat,” pungkasnya. (erf)