Siti Mufattahah Akan Giring BUMN Salurkan CSR ke Garut

186
Wakli Bupati Garut,Helmi Budiman, bersama Siti Mufattahah, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Muspika Bayongbong, juga Kades saat meresmikan bangunan di SDN 4 Bayongbong (Feri Citra Burama)

GARUT – Hj Siti Mufattahah Psi MBA, Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jabar XI, berjanji akan menggiring mitra kerja Komisi XI dalam hal ini BUMN untuk menyalurkan CSR ke Kabupaten Garut.

Hal itu Siti sampaikan ketika meresmikan bangunan bantuan PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) di SDN 4 Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (30/01/2020), bersama Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman dan Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

“Insyaa Allah saya akan menggiring mereka mitra kerja Komisi XI untuk mengeluarkan programnya ke Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya,” kata Siti saat membuka peresmian.

Siti pun sangat bahagia atas keberhasilannya bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dalam mengajak PT SMI untuk memberikan bantuan pembangunan di SDN 4 Bayongbong tersebut.

” Senyuman masyarakat adalah kebahagiaan bagi saya,” Ujar Siti Mufattahah.

Namun demikian, Siti juga merasa terbatas ketika akan mengakomodasi seluruh wilayah di Kabupaten Garut. Penyebabnya adalah wilayah kerjanya cukup luas antara lain ada tiga Kabupaten/Kota dengan total 91 Kecamatan.

Sementara itu Koordinator Wilayah Pendidikan, Kecamatan Bayongbong, Fahrudin S.Pd menerangkan, bahwa upaya memperbaiki empat lokal ruang kelas SDN 4 Bayongbong ini nyaris menemui jalan buntu ketika tahun anggaran 2019.

Pada tahun 2019, SDN 4 Bayongbong tidak terdaftar sebagai sekolah penerima bantuan Rehabilitasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Justru yang diterima adalah pembangunan jamban.

“ Kami terutama kepala dan komite sekolah sudah pada tingkat frustasi. Bagaimana tidak, SDN 4 Bayongbong hanya bisa menggunakan dua ruang kelas untuk pembelajaran, sementara bantuan yang diterima dari DAK Fisik berupa jamban,” ujar Fahrudin.

Namun, alhamdulillah kata Fahrudin, setelah melalui proses yang melelahkan sejak awal Februari 2019, ada harapan dari salah satu BUMN yaitu PT SMI.

Lebih lanjut, Fahrudin menuturkan bahwa upaya sejak awal dilakukan oleh Kasi Sarana Prasarana SD, Disdik Garut, Ma’mun Gunawan, menghasilkan kesepakatan kerja sama antara SDN 4 Bayongbong dengan PT. SMI yang ditandatangani kedua belah pihak pada bulan Juli 2019 yaitu bantuan CSR.

“ Tahap pertama pencairan pada pertengahan bulan Agustus, dan pihak sekolah dengan komitenya langsung melakukan kegiatan rehabilitasi ruang kelas. Dan alhamdulillah, di awal Desember kegiatan rehabilitasi sudah selesai, dana CSR pun cair 100%,” tegasnya.

Menurut Fahrudin, saat ini SDN 4 Bayongbong sudah bisa melaksanakan pembelajaran secara normal. Ruang kelas sudah lengkap dan bagus, serta memiliki jamban baru.

Hanya tinggal proses transisi, dimana ketika hampir satu tahun siswa tidak dapat melakukan kegiatan pembelajaran, sementara dititipkan di beberapa sekolah terdekat, termasuk juga gurunya.

“ Kami atas nama masyarakat Kampung Sukasari dan sekitarnya, atas nama SDN 4 Bayongbong mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai BUMN yang sangat peduli dengan pendidikan di Kabupaten Garut, khususnya di Kecamatan Bayongbong,” katanya.(fer)