Seorang Emak Tewas Tergilas Fuso setelah Ojek Salip Kendaraan dari Sebelah Kiri

236
LAKA LANTAS: Satlantas Polres Garut saat melakukan olah TKP tabrakan yang menewaskan seorang ibu penumpang ojek, di Jalan Raya Kadungora, di Desa Gandamekar, Sabtu pagi (3/3). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

GARUT – Kepala Satuan Lalulintas Polres Garut, AKP Rizky Adi Saputro mengingatkan agar masyarakat lebih memperhatikan keselamatan dalam berlalulintas.

Hal tersebut ia ungkapkan menyikapi kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (2/3) dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia setelah pengemudinya menyalip kendaraan di depannya dari sebelah kiri.

“Kejadian kecelakaannya ini Sabtu (2/3) sekitar pukul 07.45. Lokasinya di Jalan Raya Kadungora, tepatnya di Kampung Suka Asih, Desa Gandamekar, Kecamatan Kadungora,” kara Rizky, Minggu (3/3).

Sebelum kecelakaan, kata Rizky, korban atas nama Ade Karyati, 55, diketahui dibonceng oleh  Agus Wahyu, 50, seorang tukang ojek yang berasal dari Kadungora menggunakan motor matic dengan plat nomor Z 3214 FP.

“Korban dibonceng dari arah Nagreg menuju Kadungora. Sewaktu melintasi jalan lurus datar, pengemudi ini diketahui mendahului kendaraan truk box fuso dengan nomor polisi B 9602PEU yang dikemudikan Agus Jarnuj, 27, dari sebelah kiri,” katanya.

Saat menyalip dari sebelah kiri, dijelaskan Rizky, pengemudi menyerempet pejalan kaki bernama Entoh, 53, yang berada di bahu jalan sebelah kiri.

“Usai menyerempet kendaraan yang digunaan ini hilang kendali dan terjatuh ke sebelah kanan jalan,” jelasnya.

“Saat itu juga korban yang saat itu dibonceng, Ade Karyati terlindas ban belakang sebelah kiri kendaraan box fuso itu sehingga menyebabkannya meninggal dunia,” imbuhnya.

Selain Ade Karyati, disebutkan Rizky, pejalan kaki yang sempat terserempet pun menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Namun ia memastikan bahwa Entoh, warga Desa Karangtengah itu hanya mengalami luka ringan saja.

“Korban luka ringan sudah langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan dan yang meninggal juga sudah dibawa oleh pihak keluarga. Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kita amankan. Pengemudi masing-masing kendaraan kita mintai keterangan,” ucapnya.

Dengan adanya kejadian ini, Rizky berharap warga semakin meningkatkan kesadaran dalam berlalulintas dan mentaati setiap peraturan.

“Setiap kecelakaan biasanya selalu diawali oleh pelanggaran. Seperti kejadian ini, menyalip dari kiri, itu tidak boleh karena kalau mau mendahului harus dari kanan, kecuali dalam keadaan tertentu,” katanya. (igo)