Seluruh Wilayah Garut Dikategorikan Rawan Selama Pemilu 2019

252
SIAP SIAGA: Apel pasukan PAM kampanye terbuka dan jelang pemungutan suara Pemilu 2019 di alun-alun Garut, Jumat (22/3). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyebut bahwa pihaknya mengategorikan seluruh wilayah Kabupaten Garut rawan selama Pemilu 2019. Saat ini pun pihaknya banyak menerima masukan, sehingga dalam penyikapannya akan dilakukan pelengkapan lebih baik lagi.

“Kita sudah berkoordinasi secara intens dengan penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU termasuk juga Bawaslu dan tingkat bawah. Kami menekankan apabila ada hal yang berpotensi terjadi kerawanan untuk ditindak segera,” kata Kapolres, Jumat (22/3) usai apel pasukan PAM kampanye terbuka dan jelang pemungutan suara Pemilu 2019 di alun-alun Garut.

Penekanan soal kerawanan tersebut, dikatakan Kapolres mulai dari permasalahan DPT, kelengkapan alat, hingga ke depannya.

“Untuk kerawanan pemilu seluruh wilayah rawan, sama. Oleh karena itu kami Polri bersinergi dengan TNI untuk memonitor dari hal yang terkeceil sampai yang besar. Kerawanan ini posisinya semua sama. Mau pra, paska, termasuk hari H,” jelasnya.

SINERGI AMANKAN GARUT: AKBP Budi Satria Wiguna dan Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Azis berbincang usai apel pengamanan Pemilu 2019, di Alun-alun Garut, Jumat (23/3). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Azis menyebut bahwa kerawanan pemilu 2019 banyak hal yang bisa menjadi pemicunya. Diantara hal tersebut adalah hoax, ujaran kebencian, hingga politik identitas.

“Hal-hal tersebutlah yang bisa mengancam persatuan dan kesatuan,” katanya.

Dandim meminta agar seluruh elemen masyarakat, termasyk didalamnya pengguna media sosial untuk ikut sama-sama menciptakan situasi Pemilu yang kondusif. Menurutnya, dalam menciptakan keamanan jangan hanya kemudian harus ditangani oleh aparat keamanan saja, namun seluruh pihak harus ikut berkontribusi.

“Kalau memang ada pelanggaran pemilu, silahkan melapor langsung ke Bawaslu. Dan selama pemilu ini, Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus bisa mencari, mendeteksi, mengamankan, hingga menindak siapapun yang akan merusak penyelenggaraan pemilu ini,” tegasnya. (igo)