Seleksi Administrasi CPNS Diumumkan 16 Desember

452
Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut tengah melakukan verifikasi administrasi peserta CPNS Garut tahun 2019 (foto : istimewa)

Jumlah Pelamar CPNS Kabupaten Garut Mencapai 21.703 Orang

GARUT – Memasuki hari penutupan Kamis (28/11) lalu jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Garut tahun 2019, yang diterima Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKD) Garut mencapai angka 21.703 pelamar dari total sebanyak 838 formasi.

Dari jumlah tersebut, guru paling banyak diminati yakni 11.892 pelamar, Tenaga teknis sebanyak 4.965 pelamar, dan tenaga kesehatan 4.846 pelamar. Kepala BKD Garut, Didit Fajar Purwadi mengatakan, jumlah pelamar CPNS di Garut sangat membludak dan diluar perkiraan. Pelamar pun dari berbagai daerah termasuk dari luar Jawa Barat.

“Sampai Kamis (12/12) mendatang merupakan tahapan verifikasi. Selanjutnya setelah proses verifikasi tuntas kemudian hasilnya akan diplenokan di Panselda (panitia seleksi daerah). Pengumuman hasil seleksi administrasi ini akan dilakukan pada 16 Desember 2019 mendatang. Kami terus koordinasi dengan pusat untuk menentukan jadwal dan tempat tes. Dimana kira-kira lokasinya yang bisa menampung sejumlah pelamar tersebut. Apakah di Garut atau di Tasik. Kalau di Garut dimana tempatnya ?,” kata Didit didampingi sekretaris BKD Garut, Muhlis.

Muhlis menambahkan, verifikasi terhadap CPNS itu dilakukan oleh 30 verifikator dari staf BKD. Sebanyak 30 verifikator tersebut dibagi dalam dua shift. Setiap shift diisi oleh 15 verifikator yang bekerja selama delapan jam.

“Kami kebut terus untuk verifikasi ini. Tanggal 12 Desember harus selesai. Soalnya kan nanti yang lulus atau tidak (seleksi administrasi) akan diplenokan dulu sebelum diumumkan pada 16 Desember mendatang,” katanya.

Menurut Muhlis, verifikasi administrasi harus dilakukan dengan cermat. Setiap berkas diperiksa dan jika ada yang tak sesuai maka akan dipisahkan oleh verifikator. Tak jarang, saat melakukan verifikasi banyak pelamar yang tak sesuai memasukan berkas.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Deni Suherlan menyebutkan, kemungkinan pelaksanaan tes CPNS akan dilaksanakan di Tasikmalaya. Meskipun sebenarnya Pemkab Garut berkeinginan agar lokasi tes berada di Garut mengingat banyaknya jumlah pelamar yang mencapai puluhan ribu.

Namun jika dilaksanakan di Garut, lanjut Deni, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan kesulitan menyiapkan peralatan dan sumber daya manusianya. Menurutnya, BKN hanya memiliki satu server untuk pelaksanaan tes di Priangan Timur.

“Sementara, servernya itu ada di Tasikmalaya. Jadi kalau tes nya dilaksanakan di Garut, kesulitannya itu di server,” pungkasnya. (erf)