Rabu, Kivlan Zein Diperiksa Sebagai Tersangka Makar

356

Mustofa Resmi Ditahan, Hanum Rais dan Ustadz Sambo Diperiksa Polda

RadarPriangan.com, JAKARTA – Tokoh pendukung Capres 02 Prabowo-Sandi kembali dijadikan tersangka atas dugaan makar. Kali ini adalah mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (AD) Kivlan Zein.

Penetapan tersangka Kivlan Zein diungkapkan kuasa hukumnya, Djudju Purwantoro. Menurut dia, kliennya bakal diperiksa sebagai tersangka penyidik Bareskrim Polri pada Rabu (29/5). Surat panggilan pemeriksaan ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Nico Afinta.

“Iya, tersangka. Rabu lusa akan diperiksa sebagai tersangka Pak Kivlan Zen,” kata Djudju saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/5).

Ternyata penetapan Kivlan Zein sebagai tersangka kasus makar sudah sejak pekan lalu. Berdasarkan informasi surat pemanggilan pemeriksaan Kivlan sebagai tersangka yang seharusnya diperiksa, pada 21 Mei lalu.

Djuju mengakui, surat panggilan sebagai tersangka itu telah diterima minggu lalu. Artinya, penetapan tersangka kepada kliennya itu sudah dilakukan bersamaan dengan surat tersebut.

“Sudah tersangka dari minggu lalu terkait kasus yang di Bareskrim,” ungkap Djudju.

Terpisah, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan penetapan tersangka Kivlin Zein.

“Ya, tapi saya cek dulu ke penyidik,” singkat Dedi saat dihubungi terpisah.

Sebelumnya, Kivlan dilaporkan ke polisi atas dugaan penyebaranhoaxdan dugaan makar oleh Jalaludin. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Adapun perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoaks) serta UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107junctoPasal 87 dan/atau Pasal 163bis junctoPasal 10.

Sementara itu di Polda Metro Jaya, Hanum Rais, putri anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Amien Rais, menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan makar Eggi Sudjana.

“Ada (agenda pemeriksaaan Hanum), Sudah (diperiksa),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Senin (27/5).

Tak hanya Hanum, hari ini polisi juga memeriksa Ustadz Ansufri Idrus Sambo. seperti halnya Hanum, pria yang akrab disapa Ustadz Sambo juga diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan makar Eggi Sudjana.

Ustadz Sambo tiba di Polda Metro Jaya pukul 10.20 WIB ditemani kuasa hukumnya, Hendarsam Marantoko. Sebelum masuk ke ruang pemeriksaan, Ustadz Sambo mengaku tak mengetahui agenda pemeriksaan. Sehingga dirinya tak mempunyai persiapan khusus.

“Ya persiapannya berdoa saja yang banyak.(Barang bukti) itu juga tidak tahu ya. Tidak ada juga barang yang dibawa,” ucap Sambo.

Sedangkan, anggota BPN Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya resmi ditahan pihak kepolisian selama 20 hari kedepan hingga Jumat (14/6). Penahanan dilakukan demi memudahkan pemeriksaan dalam kasus dugaan penyebaran konten hoaks di media sosial.

Mustofa langsung ditahan polisi usai diperiksa di Bareskrim Polri sebagai tersangka pada Minggu (26/5).

“Yang bersangkutan memposting video, ditambahkan foto, kemudian ditambahkan narasi-narasi yang bisa membangkitkan emosi masyarakat dan membentuk opini negatif masyarakat. Itu berbahaya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Senin (27/5).

Dedi mengimbau agar masyarakat selalu melakukan cek dan ricek dalam menerima informasi melalui media sosial.

“Harus hati-hati menggunakan media sosial. Cek dan ricek. Saring dulu kebenarannya, sebelum di-sharing (bagikan),” tuturnya.(mhf/gw/fin)