Pulang dari Banten, Warga Garut Positif Covid-19

630
Ricky Rizky Darajat

Radarpriangan.com, GARUT – Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizky Darajat, mengatakan, satu kasus baru positif Covid-19 tersebut merupakan Laki-laki, 54 tahun, asal Kecamatan Selaawi. Dengan begitu, total kasus positif di Kabupaten Garut sebanyak 3 kasus, 2 laki-laki dan 1 perempuan.

Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Banten dan pulang ke Garut pada tanggal 19 Maret 2020. Dengan tingkat mobilitas cukup tinggi yaitu ke 2 (dua) tempat dan telah berhasil di tracing.

“Pada Tanggal 23 Maret, yang bersangkutan berobat ke salah satu fasilitas kesehatan namun tidak ada perbaikan. Tepat tanggal 26 Maret yang bersangkutan diperiksa di salah satu fasilitas kesehatan yang berlokasi berdekatan dengan domisilinya, Hasilnya dinyatakan sebagai ODP. Sesuai protap, maka dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya dan kondisinya membaik bahkan sudah tidak ada lagi keluhan sakit. Akan tetapi, pada tanggal 4 April 2020, sesuai jadwal maka dilakukan pemeriksaan rapid test hasilnya dinyatakan reaktif,” kata Ricky.

Atas dasar tersebut, maka dilakukan pemeriksaan selanjutnya dengan pengambilan swab pada pasien ODP tersebut yaitu tanggal 6 April 2020.

“Dalam waktu 7 hari kedepan (13 April 2020) hasil laboratorium dengan teknik PCR, maka diperoleh hasilnya Konfimasi Positif Covid-19. Dengan demikian, pasien ODP tersebut berubah status menjadi KC-3,” katanya.

Pasien ketiga (KC-3) dilakukan isolasi mandiri di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan. Tidak hanya itu, Pemerintah juga melakukan tracing kontak berupa rapid test pada petugas kesehatan sebanyak 12 orang.

“Untuk itu kita. elakukan pengambilan sampel swab pada keluarga kontak erat risiko tinggi sebanyak 8 orang. Tracing pada daerah yang pernah didatangi oleh KC-3, sebanyak 19 orang di dua tempat
Pengiriman sampel swab kontak erat risiko tinggi ke laboratorium provinsi,” tambahnya.

Lanjut Ricky, total kasus OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi positif sebanyak 2.210 kasus. Jumla itu terdiri dari OTG : 179 orang (2 OTG baru dan 177 OTG lama), semuanya masih dalam proses observasi selama 14 hari ke depan. ODP : 1.997 kasus (174 kasus masih pemantauan, 7 dalam perawatan, dan 1.816 selesai pemantauan). PDP : 31 kasus (8 kasus sedang dalam perawatan dan 23 kasus selesai pengawasan dan dipulangkan dari RSUD dr. Slamet Garut).

“Untuk konfirmasi positif ada 3 kasus, 2 kasus dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium,” katanya.

Ricky menyebutkan, jumlah ODP yang telah dilakukan rapid test sebanyak 976 orang dengan 4 kasus reaktif atau prevalensi sebesar 0.04%.

“Hari ini telah dilaksanakan pemeriksaan rapid test pada kontak erat dengan KC-2 sebanyak 90 orang, dan seluruhnya dinyatakan hasilnya non reaktif,” pungkasnya. (erf)