Pria Juga Ada KB-nya Loh, Tingkat Kesadarannya di Garut Rendah

330
Kepala Bidang Pengendalian penduduk, Pada Dinas DPPKBPPPA, Bubu Burhanuddin,

GARUT – Pemahaman dan kepedulian kaum pria terhadap program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Garut masih jauh tertinggal dari wanita.

Padahal KB khusus pria juga ada loh, lantas apa yang menyebabkan tingkat kesadaran pria untuk KB lebih rendah dari wanita?


Kepala Bidang Pengendalian penduduk, Pada Dinas DPPKBPPPA, Bubu Burhanuddin, mengakui, popularitas KB untuk pria dinilai jauh tertinggal ketimbang KB wanita.

Ketersediaan KB Pria ditujukan sebagai perwujudan dari kesetaraan gender, sehingga wanita tidak melulu menjadi objek dari KB.

Menurutnya, jika KB ditinggalkan, maka ledakan penduduk tidak akan terbendung. Hal tersebut berpotensi terhadap terjadinya masalah sosial.

Lanjut Bubu, sebetulnya bagi kaum pria, ada tiga metode KB, yang pertama kondom, suntik hormon, dan vasektomi.

Namun, program KB pria dinilai lebih sulit ketimbang wanita. Hal ini disebabkan kurangnya inisiatif pria untuk melakukan KB.

”Selain karena keterbatasan alat kontrasepsi, di negara ini masih bersifat Patriarki, jadi laki-laki beranggapan permasalahan KB itu urusan perempuan, makanya paling 2 persen se-Kabupaten Garut dari 270 ribu yang ikut program KB Pria,” pungkasnya. (erf)