PKB Optimistis Lolos Tiga Besar

304
Koordinator Centrit Democrat Internasional (CDI) Cesar Rosello dan Muhaimin Iskandar, di DPP PKB, Jakarta, Jumat (22/3). (FIN)

RADARPRIANGAN.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa tidak semua lembaga yang dipimpinnya untuk masuk dalam Centrit Democrat Internasional (CDI) yang merupakan sebuah koalisi partai demokratis di dunia. Hal itu diungkapkannya usai menerima kedatangan Koordinator CDI, Cesar Rosello di DPP PKB, Jakarta, Jumat (22/3).

PKB sendiri menjadi partai pertama di Indonesia yang tergabung dalam CDI. PKB bergabung pada November 2018 dengan penilaian A atau keanggotaan penuh.

“CDI ini tidak mudah menerima partai politik untuk menjadi anggotanya. Kita bersyukur kita sudah diterima secara resmi menjadi anggota CDI secara penuh tanpa melalui keanggotaan yang bersifat dasar. Satu satunya partai yang diterima CDI di Indonesia ini adalah PKB,” ujarnya.

Cak Imin biasa politisi ini disapa mengatakan, kesempatan ini akan digunakan PKB untuk berkiprah secara internasional. Ia berharap bisa terlibat peran dalam bidang ekonomi dan politik.

“Masuknya PKB jadi anggota CDI ini memiliki peluang dan kesempatan berjuang lebih jauh. Ada dua prioritas kami. Pertama ekonomi yaitu bagaimana ekspor kita bisa mendapat tempat dan ruang dengan isu-isu yang selama ini dalam kategori perang dagang terutama kelapa sawit,” katanya.

“Kedua aspek politik kita akan membawa agenda Islam rahmatan lil alamin, Islam yang ramah dan harus dijadikan kekuatan dunia dan menjadikan Indonesia khususnya PKB untuk menjadikan Islam yang menghargai perbedaan radikalisme menjadi tren Islam global atau Islam yang diterima semua kalangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI itu berseloroh masuknya PKB ke CDI menandakan kemenangan di pemilu 2019. Ia optimis partainya dapat masuk tiga besar. “Menyangkut peran CDI ini tanda-tanda PKB akan menjadi juara kedua atau ketiga nih,” ucapnya diiringi tawa.

Harus Kerja Keras

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin mengatakan meski PKB telah masuk ke dalam CDI. Hal tersebut merupakan menjadi jaminan atau garansi bahwa partai besutan Cak Imin dapat lolos dalam Pemilu 2019 mendatang.

Menurut Ujang, dengan kompetesi yang begitu padat dalam pesta demokrasi 2019 ini, PKB harus lebih bekerja keras agar dapat masuk serta lolos sesuai dengan syarat Presidential Thresold yang telah di tentukan.

Jangan terlalu yakin, pemilu saat ini rakyat memilih partai yang memiliki visioner yang jelas. Sehingga Partai seperti PKB harus lebih membuktikan ke hadapan masyarakat luas agar mendapat dukungan dan simpati dari rakyat, kata Ujang.

Akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia Jakarta ini pun mengigatkan bahwa dalam pemilu 219 mendatang, partai politik jangan tertipu daya dengan hasil survey beberapa lembaga. Ujang pun mencontohkan dalam Pilkada DKI Jakarta kemarin, Basuki Tjahja Purnama atau yang akrab disapa Ahok kuat dibeberapa survey namun realisasinya berbalik dan kalah.

Kuncinya adalah sekarang kerja yang keras, membuktikan bahwa yang disampaikan program nyata. Jangan hanya percaya bahwa perolahan survey atau kader dapat menjadi unggulan dalam pemilu mendatang, tambah Ujang. (frs/fin)