Petugas Pertanian Bersama Muspika Pamulihan Semprot Sarana Publik

162
Srana umum di Kecamatan Pamulihan disemprot disinfektan (ist)

RadarPriangan.com, GARUT – Petugas Penyuluh Pertanian Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bekerjasama dengan Muspika Pamulihan menyemprot disinfektan di sarana publik, Jumat pagi (20/03/2020).

Koordinator PPL Kecamatan Pamulihan, Agus setiawan Sumarna SP, menjelaskan, penyemprotan disinfektan ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pertanian Kabupaten Garut, kemudian menginstruksikan ke semua UPT per wilayah.

“Lalu kalau di lapangan bersama-sama dari mulai Kecamatan, Kapolsek, TNI, Tagana, dan semua pihak yang ada di kecamatan alhamdulillah ikut serta, dan lancar,” kata Agus.

Adapun pendanaan sendiri ada yang dari Dinas Pertanian untuk bahan aktif dan sebagian juga bersumber dari swadaya petugas di lapangan untuk pembelian APD (Alat Pelindung Diri).

” APD dari mulai Pelindung tangan dari karet, pakai jas, masker dari Tagana dan ibu Kades Pakenjeng, dan Kecamatan. Alhamdulillah safety,” katanya, saat dihubungi melalui sambungan selulernya.

Senada, Petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman) Kecamatan Pamulihan, Saeman Nurosid SP menjelaskan, bahwa penyemprotan ini merupakan inisiasi Bupati Garut melalui Dinas Pertanian.

Kemudian direspon oleh Kecamatan yang meminta agar penyemprotan itu dilakukan secara massal di wilayah kecamatan.

“Dinas Pertanian menginstruksikan orang-orang yang ditempatkan di UPT pertanian di Kecamatan Pamulihan, termasuk ada koordinator penyuluh, UPT serta petani dan penyuluh swadya,” ujarnya.

“Kebetulan saya POPT ditugaskan mengkalibrasi atau mencampurkan larutan disninfektannya. Alhamdulillah larutan yang disiapkan oleh kami totalnya itu kalau cairan disinfektannya 15 liter, untuk larutan konsentrasi samapi 750 liter air,” katanya.

“Bahan dasarnya kita beli bahan dagang langsung. Tapi kalau mau bahan alami bisa dari kayu pinus atau daun sirih wangi, direbus airnya bisa langsung jadi disinfektan. Kalau misalkan masyarakat mau bikin di rumah masin-masing,” ujarnya.

“Nah untuk peralatan semprotnya kita di sini melakukan gerakan dengan 8 unit handsprayer dan satu unit mistblower,” tambahnya.

Camat Pamulihan, Abuy Supriatna, S.IP M.Si menjelaskan, penyemprotan ini dimulai dari pagi hingga selesai pada pukul 9.30 WIB.

“Kebetulan untuk penyemprotan di Kecamatan Pamulian ini kami, dilaksankan di objek-objek vital, tempat masyarakat berkumpul, sarana pelayanan publik, seperti kantor pemerintah kemudian sarana sosial, seperti masjid, sekolah. Itu total 23 kantor yang disemprot barusan sudah selesai jam 9.30,” ujar Camat.

“Karena dibantu juga oleh masyarakat untuk membersihkan lokasinya jadi tidak repot. Petugas bisa langsung semprot jadi sudah beres-beres dari pagi. Masjid, karpet sudah digulung sudah dikepe, jadi petugas bisa langsung semprot,” tambahnya.

“Kemudian saya mengucapkan banyak terimakasih dan penghargaan dari masyarakat Kecamatan Pamulihan dari Forkopimcam, kebetulan pak Kapolsek pak Danramil juga hadir. Kemudian dari para kepala desa mengcupkan banyak terimakasih kepada pak Bupati, Wakil Bupati, kemudian kepala Dinas Pertanian dan jajaran UPT Pertanian Kecamatan Pamulihan yang telah melaksanakan kegiatan penyemprotan massal di failitas-fasilitas umum,” ujarnya.

Masyarakat juga menurut Camat, sangat gembira dan antusias dengan penyemprotan ini.

‘Sangat bersyukur dengan adanya penyemprotan ini bahkan ketika tadi ada yang terlewat satupun masyarakat langsung komplain, pak satu lagi ini paud katanya. Jadi masyarakat sangat antusias, sangat bersyukur dengan penyemprotan ini,”.

“Kami berharap mudah-mudahan dengan dilaksanakan penyemprotan ini Pamulihan bersih dari berbagai virus yang mengganggu kesehatan,” pungkasnya. (fer)