Persib Butuh Energi Bobotoh

231

Laga Kontra Perseru Digelar Hari Ini

BANDUNG– Laga pamungkas Persib kontra Perseru dalam lanjutan Piala Presiden yang juga laga akhir ini, diprediksi akan sepi penonton. Miljan Radovic pun mengomentari soal wacana yang sudah ba­nyak disuarakan Bobotoh itu. Menurut dia keputusan untuk kosongkan stadion bukan langkah yang bijak karena Persib butuh dukungan. So­kongan dan suntikan energi menurutnya dibutuhkan pe­main dan klub karena keme­nangan jadi harga mati.

“Saya tidak mengerti, kalau tidak support saya ya support lah pemain atau Persib itu sendiri. Saya mungkin di sini 1 atau 5 tahun, saya tidak tahu tetapi Persib itu akan selalu di sini,” kata Radovic di Stadion GBLA, dilansir si­mamaung.com kemarin.

 “Tidak ada alasan kenapa tidak support, karena saya pikir itu (hasil negatif) belum kom­petisi dan saya minta mereka da­tang, kalau tidak bagus saya sendiri bicara tapi saya minta support dulu,” lanjut Radovic.

Maung Bandung butuh dukungan demi tiga angka meski langkah ke babak selanjutnya sudah dip­astikan tertutup. Sebab keme­nangan akan membuat Persib setidaknya tidak menjadi juru kunci dalam fase grup A. Dukungan untuk pe­main terutama amu­nisi belia pun men­urutnya menjadi hal yang krusial bagi psi­kologis mereka.

“Ada berapa pemain muda perlu support karena situasi sekarang mereka main perlu support. Saya menger­ti, jalan saya saat ini sulit tapi di Eropa pun sama, di preseason seperti ini dan di kompetisi kita lihat,” ujarnya.

Lihat Juga:  Gedung Dewan Sepi Melongpong

Terpisah, Bobotoh Maung Bandung Bersatu atau yang biasa dipanggil Bomber–kelom­pok suporter Persib menyata­kan sikap akan mengosongkan tribun yang biasa mereka tempati di selatan stadion.

Ketua Bomber Asep Abdul mengatakan sikap tersebut bukan bersifat ajakan. Dirinya tidak menekan kelompok suporter Persib lain untuk mengikuti apa yang dilakukan Bomber pada laga nanti.

“Ya itu sebenarnya Tribun Selatan saja. Intinya saya tidak mengajak bobotoh yang lain, saya kan kebetulan di Tribun Selatan Bomber, intinya Bomber untuk pertandingan besok tidak nonton dulu,” ujar Asep Abdul.

Pengosongan Tribun Selatan itu adalah sebagai bentuk protes atau kritik Bomber kepada Manajemen Persib Bandung. Dimana, manajemen dianggap kurang tepat mengangkat Miljan Radovic dari Direktur Teknik menjadi pelatih kepala Persib.

“Saya ingin ada pembenahan total yang serius dari Persib, jadi intinya sebagai kritik, kritik membangun untuk Per­sib. Kemarin ada beberapa hal, terkait mengambil kepu­tusan yang tidak tepat, itu kan pelatih (Miljan) diperuntuk­kan untuk direktur teknik, kenapa pada akhirnya men­jadi pelatih kepala,” pungkas­nya. (bbs/drx)