Penuhi Panggilan Bawaslu Garut, AKP Sulman Dicecar 15 Pertanyaan

302
AKP Sulman Azis di kantor Bawaslu Garut, Kamis (4/4). (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RADARPRIANGAB.COM, GARUT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut sampaikan 15 pertanyaan terhadap pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz terkait pernyataan di LBH Lokatara, Jakarta, pekan lalu.

Komisioner Bawaslu Kabupten Garut bidang Penegakan, Asep Nurjaman, mengatakan, tidak hanya Kapolsek Pasirwangi, pihaknya juga mengundang dan mengklarifikasi para Kapolsek yang mewakili peserta yang hadir, di antaranya Kapolsek Kadungora, Karangpawitan dan Garut Kota.

“Semuanya telah memberikan keterangan dan penjelasan kepada kami, namun keterangan-keterangan dan penjelasan itu belum bisa kami sampaikan sebelum kami melakukan pembahasan dan memplenokannya,” kata Asep.

Menurutnya, semua keterangan penjelasan dan jawaban dari pihak yang dimintai klarifikasi akan menjadi bahan pertimbangan dan kajian nanti dalam pleno. Pihaknya akan membahas keterangan tersebut, apakah keterangan itu memenuhi syarat formal atau material temuan atau tidak.

“Kami akan memplenokannya bersama sama komisioner semua Bawaslu Kabupaten Garut, hasilnya baru kami akan kami sampaikan dipublis sesuai dengan pola penanganan perbawaslu 7 tahun 2018,” tambahnya.

Sulman sempat melemparkan pernyataan menggemparkan jelang Pemilu 2018. Ia sempat mengaku bahwa para Kapolsek di Garut diarakan Kapolres Garut AKBP Budi Santria Wiguna agar mendukung Capres 01 pada Pilpres 2019.

Hingga akhirnya AKP Sulman sendiri mencabut pernyataan tersebut, saar diperiksa di Polda Jabar. (erf)