Pemprov DKI, Pemkot Depok dan Bekasi Akan Meliburkan Sekolah, Cegah Penularan Corona

198

RadarPriangan.com, JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Depok dan Pemkot Bekasi mengambil kebijakan meliburkan sekolah untuk mengantisi penyebaran virus corona.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan agar para siswa di DKI melakukan kegiatan belajar jarak jauh selama dua pekan.

“Menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar mengajar melalui metode jarak jauh,” kata Anies Baswedan seperti dilansir dari FIN (Grup RadarPriangan.com), Sabtu (14/03/2020).

Selama dua pekan ke depan kata Anies, sekolah akan menggunakan metote belajar digital untuk mengurangi kontak langsung yang berpotensi menularkan virus Corona.

Setelah dua pekan, Pemprov DKI akan mengevaluasi apakah keputusan ini diperpanjang atau tidak. Ini tergantung perkembangan penyebaran COVID-19 di Jakarta.

”Keputusan menghentikan proses belajar di sekolah ini untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat Jakarta dengan mengurangi kegiatan di luar rumah,” katanya.

Sedangkan Pemkot Depok Jawa Barat memilih meliburkan sekolah mulai tingkat taman kanak-kanak sampai sekolah menengah tingkat atas mulai Senin (16/3/2020) sampai Sabtu (28/03/2020).

“Libur sekolah ini dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Kota Depok serta memperhatikan perkembangan kasus penyebaran COVID-19,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam surat edarannya.

Pemkot Depok mengeluarkan surat edaran Nomor: 443/132–Huk/ Dinkes tentang tindak lanjut pencegahan penyebaran virus corona.

Libur sekolah juga berlaku di Kota Bekasi. Dinas Pendidikan kota industri itu mulai meliburkan sekolah selama dua pekan, terhitung Senin 16 Maret 2020.

“Iyah benar, sekolah TK SD, SMP, baik negeri dan swasta diliburkan,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Sabtu (14/3). (wsa/fin/red)