Pemkab Batasi Aktivitas Pasar Wanaraja

124
Bupati Garut Rudy Gunawan saat memantau aktivitas warga di Kecamatan Wanaraja, Rabu (1/4) (Foto : Istimewa)

GARUT – Bupati Garut Rudy Gunawan lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Wanaraja untuk memeriksa Posko Siaga Covid-19 Kecamatan Wanaraja, Rabu (1/4).

Ia pun memerintahkan Camat Wanaraja Ganda Permana untuk melakukan pembatasan aktivitas Pasar Wanaraja. Hal itu dipandang perlu guna mencegah penyebaran virus Corona di wilayah ini.

Selain Camat Ganda Permana, turut hadir perwakilan Diskominfo, Danramil dan Kapolsek Wanaraja, Tagana Garut, dan Perwakilan Polres Garut. Bupati menampakkan rasa kecewanya, karena di area Wanaraja masih banyak ditemukan warga yang  keluyuran di luar rumah.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat, Kamis (2/4/2020), mengungkapkan, sesuai kesepakatan dengan IWAPA (Ikatan Warga Pasar) Wanaraja, Pasar tetap dibuka dengan persyaratan  aktivitas transaksi jual beli di pasar itu dibatasi bagi pedagang dan pembeli, mulai dari pemakaian masker, menjaga kebersihan antara penjual dan pembeli. Jalur pengunjung pun dibagi dua antara yang masuk dan keluar dibedakan.  Pengunjung juga tidak diperkenankan membawa anak dan balita.

“Sebelum pengunjung masuk dilaksanakan pengecekan suhu dan APD oleh Tim Dinkes.Tidak hanya itu, selain disediakan hand sanitizer dan sabun, diatur pula Jarak fisik dan waktu transaksi yang hanya 15 menit,” tambahnya.

Ia pun menghimbau masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah untuk keluar rumah, karena pola penyebarnya berubah.

“Orang yang tidak punya gejala apapun bisa terkena,” ujarnya seraya menyarankan, sekalipun keluar, pastikan kondisi tubuh sehat, kemudian cuci tangan dan memakai masker, selain mengatur jarak fisik,” pungkasnya.

Terpisah, menanggapi keinginan warga pasar Wanaraja untuk dilakukan Rapid Test, Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan pengetesan tersebut akan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Mulai dari PDP, ODP dan orang-orang yang memiliki potensi terpapar Covid-19. (erf/rls)