Pembuang Sampah tak Takut Didoakan Miskin

425
Sampah dibuang sembarangan di tikungan Sukalilah, Cibatu-Bandrek, meski sudah ada imbauan larangan dari pihak desa. (Dok. RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Berbagai upaya dilakukan pihak Pemerintah Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, untuk menutup dan mengatasi tempat pembuangan sampah ilegal di pinggir Jalan Cibatu – Bandrek, betulan tikungan Sukalilah. Upaya penutupan membuahkan hasil, setelah di lokasi itu dipagar dan dibuat tempat duduk. Tapi belakangan, pembuang sampah malah beralih ke pinggir jalan di sebelahnya.

Di tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang baru, kini sudah dipasang spanduk larangan membuang sampah di tempat itu. Bunyinya “Saya do’akan yang membuang sampah di sini miskin!!!. Namun pembuang sampah tak menggubrisnya dan tak takut miskin, buktinya sampah menumpuk di tempat itu.

Sekdes Sukalilah Evi membenarkan, berbagai upaya mengatasi dan menutup TPS ilegal di pinggir Jalan Cibatu–banadrek betulan tikungan Sukalilah terus diupayakan. Pemagaran dan pembuatan tempat duduk, memang berhasil menutup TPS ilegal.

‘’Namun pembuangan sampah oleh orang yang tak bertanggungjawab, malah beralih ke lokasi lai tak jauh dari TPS ilegal yang ditutup,’’ kata Evi, Senin (8/4).

Keterangan yang dihimpun Radar dari waga Sukalilah yang tinggal di dekat TPS ilegal, orang yang membuang sampah di TPS ilegal banyak yang menggunakan motor dan mobil. Sanpah dibuang begitu saja sambil melintas pada pagi dan malam hari. Bila pembuang sampah kepergok warga, sering dihardik dan dibentak. Namun bila kepergok, pembuang sampah tunggang langgang.

Seharusnya, pembuang sampah didoakan miskin melalui pemasangan spanduk diharapkan dapat menyentuh nurani dan menyadarkan pembuang sampah. Bagi siapapun yang membuang sampah di TPS ilegal itu, apapun alasannya merugikan warga Sukalilah karena menimbulkan polusi lingkungan dan lingkungan menjadi kotor.(pap)