Pelaku Curas Palak dan Aniaya Teman Sendiri, Polsek Garut Kota Amankan 2 Orang

169
pixabay

Penulis : Iqbal Gojali | Editor : Feri Citra Burama

RadarPriangan.com, GARUT – Dua orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) diamankan Polsek Garut Kota, Polres Garut.

Ironisnya antara pelaku curas dengan korban ini rupanya saling kenal. Aksi tersebut dilakukan oleh para pelaku saat ada di dalam pengaruh minuman keras.

Panit Reskrim Polsek Garut Kota, Ipda Amirudin Latif mengatakan, kedua terduga pelaku yang berhasil ditangkap oleh pihaknya berinisial DR (24) dan dan DM (19).

“Kedua terduga pelaku ini diduga melakukan aksi curas pada Sabtu (12/9) malam di wilayah Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota kepada dua orang korban yang sedang mengendarai motor,” ujarnya, Rabu (16/9/2020).

Berdasarkan keterangan dari korban yang diketahui merupakan pasangan kekasih itu, ungkap Amir, awalnya korban laki-laki hendak mengantarkan pacarnya ke rumahnya menggunakan motor. Saat sampai di lokasi kejadian, korban diberhentikan oleh pelaku DR yang juga merupakan temannya.

“Saat itu pelaku juga tengah bersama-sama dengan teman-temannya. Awalnya, pelaku ini mengajak korban untuk minum minuman keras, namun ditolak oleh korban. Mendapat penolakan, pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli minuman keras, namun korban tidak memberi,” ungkapnya.

Karena korban menolak memberi uang, pelaku DM bersama teman-temannya saat itu langsung memukul korban dari belakang sampai terjatuh dari motornya bersama kekasihnya.

Parahnya lagi saat sudah jatuh dari motor, kekasih korban pun ikut dipukuli oleh pelaku lainnya yang perempuan.

Selain dipukuli, lanjut Amir, tas milik kekasih korban pun diambil paksa oleh para pelaku.

“Pelaku juga bahkan sempat menganiaya korban yang perempuan dengan cara menyayat tangan kanannya menggunakan senjata tajam jenis pisau,” katanya.

“Korban sempat hendak lari meninggalkan lokasi kejadian, namun saat hendak lari malah ditabrak oleh salah satu pelaku menggunakan motor sampai jatuh lagi dan dipukuli lagi. Namun korban akhirnya bisa kabur,” tambahnya.

Akibat perbuatan biadab itu, kedua korban mengalami luka di bagian kepala, wajah, dada, kaki, paha, bibir, hingga tangan. Kedua korban pun harus kehilangan dua gawai dan uang tunai ratusan ribu rupiah karena aksi temannya itu.

Kedua korban kemudian melaporkan apa yang dialaminya kepada polisi. “Menerima laporan kita langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya dua dari diduga 10 orang pelaku berhasil kita amankan di lokasi berbeda,” ucap Amir.

Amir menyebut bahwa pelaku DR sendiri diketahui merupakan residivis pada kasus serupa. Setidaknya DR sudah tiga kali masuk penjara karena aksi kejahatan yang dibuatnya itu. .

“Kita masih mengejar sisa pelaku lainnya. Semoga dalam waktu dekat bisa kita tangkap,” tutupnya. (igo/RP)