Terapkan Protokol Kesehatan dan 3M, PHRI Garut Siap Gelar Muscab

118
FOTO BERSAMA. Panitia Pelaksana Musyawarah Cabang ke VI PHRI Kabupaten Garut usai melakukan konferensi pers di D'Balcony Cafe, Rabu (14/10)

RadarPriangan.com, GARUT – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut segera menggelar musyawarah cabang pada 20 oktober mendatang dengan memperhatikan protokol kesehatan dan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak). Kegiatan tersebut merupakan agenda untuk pemilihan Ketua PHRI Kabupaten Garut periode 2020-2025.

“Kita mengacu AD ART tentang muscab (Musyawarah Cabang, red), tahapan pertama kita bentuk panitia, setelah itu buka penjaringan calon ketua dimana yang mencalonkan (minimal, red) general manager yang direkomendasikan owner, itu bisa mencalonkan,” kata Steering Committee Muscab PHRI ke-6, Tanto kepada wartawan, Rabu (14/10).

Menurutnya, penjaringan bakal calon ketua sudah selesai dibuka sejak 22 september sampai 12 oktober. Dari kurun waktu itu, baru satu orang yang serius mengembalikan form pendaftaran.

“Kalau yang ngambil (form pendaftaran, red) ada tujuh orang, yang mengembalikan hanya pa Haji Deden Rohim (pemilik Rancabango Hotel & Resort, red). Bagi kami panitia tentunya berkas ini jadi salah satu dasar hukum dan ini memiliki kesahan yang sangat kuat, tinggal nanti di teknis Muscabnya, apakah dikukuhkan langsung atau dimusyawarahkan kembali, itu teknis yang lebih fleksibel diatur dalam tata tertib,” kata Tanto.

Menurutnya, pemilihan ketua PHRI Kabupaten Garut ini menjadi salah satu momentum untuk menggeliatkan kembali usaha hotel yang sempat lesu di tengah pandemi Covid19.

“Ini tentunya memiliki momentum tepat terutama saat Covid19. Kita tahu sendiri, sektor pariwisata terpukul tidak hanya di lokal tapi dunia. Berdampak ke sektor jasa perhotelan atau pariwisata dan lainnya,” tambahnya.

Kedepannya kata Tanto, Ketua terpilih diharapkan bisa melahir kebijakan yang mampu menggairahkan sektor usaha hotel restoran dan pariwisata. Tidak hanya itu, organisasi PHRI pun memiliki pemimpin yang mampu menggerakkan roda perekonomian dan usaha hotel dan restoran yang berada di bawah naungannya, serta mampu menjalin mitra baik dengan pemerintah maupun swasta.

Organizing Committee Muscab PHRI Garut ke 6, Fiki Radiansyah menambahkan, dari teknis pemilihan ketua PHRI, pelaksanaan Muscab akan dilaksanakan dengan sangat memperhatikan AD ART organisasi. Tidak hanya itu, protokol kesehatan menjadi aspek penting lainnya di tengah pandemi saat ini.

“Ketua PHRI terpilih nantinya harus memiliki chemistry dengan para anggota. Sehingga visi misi yang dibawa nantinya juga mengakomodir kepentingan anggota,” pungkasnya. (bbr)