Padukan Konsep Bank dan Koperasi Konvensional, Koperasi Digital Jadi Alternatif Wirausaha Warga

314
Ketua e-Asgar Iriawan Hidayah didampingi Ketua FK Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Garut, Janur di Gedung Pendopo Garut


Radarpriangan.com,GARUT – Pengusaha yang tergabung dalam e-Asgar luncurkan koperasi berbasis digital. Berbeda dengan sistem koperasi konvensional, koperasi digital ini memadukan sistem perbankan dan sistem koperasi konvensional dalam suatu sistem aplikasi digital, sehingga mudah diakses melalui gawai (smartphone).

“Ini menjadi koperasi berbentuk Digital berbasis komunitas pertama di Indonesia. Kami berharap e-Koperasi ini bisa mendorong dalam peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat, dari segi nilai ekonomi, budaya dan religi,” kata Ketua Koperasi Digital Asosiasi Garut (e-Asgar) Irawan Hidayah, kepada Radar Garut, kemarin (29/8).

Dengan koperasi digital ini, kata Irawan, para anggota bisa berwirausaha mandiri melalui gawainya. Mulai dari menjual pulsa, token listrik, pembayaran PDAM, jasa transfer uang ke semua bank dengan biaya murah, dan lainnya.

“Kita baru berdiri, jadi kurang dari lima ratus orang yang sudah bergabung, ditargetkan tahun ini masuk seribu peserta,” katanya.

Lanjutnya, koperasi digital ini menjadi bagian solusi untuk menjawab era persaingan usaha pada revolusi industri 4.0. Dengan begitu, siapapun dan dimanapun masyarakat bisa berwirausaha dengan mudah melalui smartphone.

Terpisah, Plt. Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Diar Cahdiar Antadiredja, mengatakan, keberadaan koperasi digital dinilai sejalan dengan program Smart City yang digalakan Pemerintah, baik daerah maupun pusat.

“Ini hal positif, tentu kita berharap jika ini berkembang, bisa menjadi gerbang siapapun khususnya warga Garut untuk bisa berwirausaha. Dengan begitu perekonomian kita bisa tumbuh dan berkembang,” pungkasnya. (erf)