Padam Listrik di Indonesia Jadi Perhatian Media Asing

243
Sejumlah petugas PLN sedang mengerjakan perapihan kabel di ruas jalan yang berdampak mati lampu lalu lintas di kawasan Jakarta, (5/8). Padamnya arus listrik yang mengakibtkan lampu penerang jalan dan lampu lalu lintas padam, mengakibatkan kemacetan jalan dijakarta. (Faisal R Syam / FAJAR INDONESIA NETWORK)

RadarPriangan.com, JAKARTA– Sejumlah media asing menyoroti peristiwa padamnya listrik secara massal yang melanda sebagian besar wilayah Jawa, diantaranya terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Banten.

Media Prancis, AFP mengangkat peristiwa tersebut dengan judul, “Tens of millions hit by Indonesia power blackout”.

“Belasan juta orang di Pulau yang sangat padat, Jawa, terdammpak akibat padamnya listrik massal akibat gangguan di beberapa pembangkit listrik PLN di hari Minggu,” tulis AFP.

Media Jerman, DW menulis hal serupa dengan judul, “Indonesia’s Jakarta hit by major power blackout”. DW menyinggung padamnya listrik dengan gempa bumi yang terjadi dua hari lalu.

“Pemadaman listrik melanda hampir seluruh area di ibu kota Indonesia dan beberapa provinsi tetangganya yang ada di Pulau Jawa. Padamnya listrik terjadi dua hari setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang pulau yang padat penduduk tersebut,” tulis DW mengawali tulisannya.

Media terkemuka Amerika Serikat, New York Times memilih judul, “Indonesia Capital, Neighboring Java Provinces Hit by Major Blackout,”.

“MRT sistem di Jakarta juga telah mengevakuasi penumpangnya akibat kereta yang ikut mati akibat listrik padam massal. Penumpang diveakuasi sebelum pukul 17.00 WIB, kata perusahaan yang mengoperasikan MRT,” tulis New York Times dalam salah satu paragraf di tulisannya.

New York Times juga menulis tentang padatnya populasi di jakarta yang dihuni 10 juta penduduk. Media tersebut menyoroti Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan bisnis.

“Kota Jakarta adalah ibu kota pemerintahan dan bisnis di Indonesia. Rumah bagi 10 juta penduduk, dengan sekitar tiga kali lipat penduduk lainnya yang tinggal di sekitar Jakarta,” tulis New York Times.

Situs berita Abc.net.au menurunkan berita pada Senin (5/8/2019), bahwa aliran listrik mulai kembali terdistribusikan di area Jakarta dan sekitarnya pada pagi ini.

Dalam berita berjudul “Jakarta comes back online after power blackout hits 10 milion for nine hours”, outlet berita asal Australia itu juga menyebut listrik padam telah memengaruhi sekitar 100 juta orang di Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat.

Alhasil, masih menurut ABC News, banyak warga ibu kota mengungsi ke tempat-tempat yang memiliki daya listrik berbasis generator, seperti di hotel, pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran.

Situs berita asal Qatar, Al Jazeera, juga mengabarkan tentang kembalinya secara bertahap aliran listrik di Jakarta dan sekitarnya.

Turut diwartakan pula bahwa PLN sempat mengaktifkan 17 gardu listrik di sekitar Jakarta pada hari Minggu, sekitar pukul 21.00 WIB, dan dua sisa lainnya masih terus diperbaiki.

Namun, tidak lama kemudian, empat dari 17 gardu yang telah diaktifkan kembali mati, mengakibatkan listrik padam berlanjut hingga Senin pagi.
Sementara itu, Bbc.com juga turut mengabarkan tentang berakhirnya kondisi “Jakarta blackout” pada hari Senin.

Outlet media asal Inggris itu juga menyebut tentang kembali beroperasinya jaringan kereta rel listrik (KRL), setelah sehari sebelumnya terganggu di semua jalur akibat listrik padam.

Tidak jauh berbeda, situs berita The Straits Times juga mengabarkan tentang aliran listrik yang kembali menyala di Jakarta.

Outlet berita asal Singapura itu menambahkan bahwa sebelumnya jaringan bus Trans Jakarta menggratiskan penumpang sepanjang Minggu malam selama listrik padam. (der/fin)