PAD Ciamis dari Sektor Pariwisata Meningkat

308

CIAMIS – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis di sektor Wisata mencapai 69,02 persen dengan nominal Rp 790.050.400 dari target pencapaian sebesar Rp1.144,718,000.

Kurang lebih Rp. 354.667.600 selisih yang belum tercapai dari target di Sektor Pariwisata tersebut.

PAD sebesar ini didapat dari lima Destinasi Wisata dan retribusi fasilitas umum yang dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, yakni Karangkamulyan, Astana Gede, Situ Lengkong, Kolam Berenang Tirta Winaya dan Arum Jeram.

Retribusi jasa fasilitas umum didapat dari kios Karangkamulyan, kios Stadion Galuh Ciamis, kios Panjalu, kios Situ Wangi dan kios Cibubuhan Ditambah pemasukan dari fasilitas MCK Karangkamulyan, Panjalu dan Dekranas.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia mengatakan, pemasukan PAD tahun 2019 meningkat tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Di tahun 2018 pemasukan PAD hanya 24 persen dari target PAD Dispar Ciamis.

“Untuk tahun 2018 PAD dari Situ Lengkong tidak masuk sama sekali, namun di tahun ini ada pemasukan sehingga terjadi peningkatan. Kita harap capaian PAD dapat berangsur membaik sampai pada target yang ditentukan oleh Pemkab Ciamis,”ujarnya.

Sebenarnya untuk target PAD sudah disesuaikan dengan kajian di setiap daerah wisata yang dikelola Dispar Ciamis, pihaknya berharap capaian pendapatan dapat terus meningkat dengan peran aktif Pemerintah dan masyarakat mencakup multisektoral.

” Untuk pemerataan potensi wisata di Ciamis harus disertai dukungan dari semua Sektor baik pemerintah maupun masyarakat setempat. Karena dalam satu objek yang berpotensi wisata, dari mulai akses jalan, Sumber Daya Manusia (SDM) sampai infrastruktur di dalamnya harus melibatkan semua elemen yang ada, ” ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah harus berperan dalam memberi ruang kepada masyarakat untuk menggali potensi di daerahnya masing-masing.

Pemerintah harus memberi ruang untuk tumbuhnya investasi wisata di daerah, yang mana masyarakatnya berperan aktif di dalamnya sehingga tercipta iklim perekonomian yang baik.

” Masarakat harus bisa menciptakan perekonomian yang baik dan aktif untuk memajukan daerah yang berpotensi wisata. Masyarakat harus bisa menarik wisatawan, kita harus berjalan dengan baik atara masarakat dan pemerintah untuk memajukan Ciamis,”pungkasnya.(mg2)