MISI BALAS Dendam

277
Luka Modric - Isco
ZAGREB – Kroasia dihajar setengah lusin gol di Spanyol pada pertemuan pertama kedua tim di Grup A4 UEFA Nations League. Sekarang, Kroasia ingin membalas Tim Matador.
Tekad balas mempermalukan Spanyol dilontarkan langsung Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic jelang pertemuan kedua negara di stadion Maksimir Zagreb, Jumat, 16 November, dini hari nanti. Bagi Dalic, kemenangan atas La Roja sudah menjadi harga mati bagi mereka.
Di luar dari ambisi balas dendam, kemenangan atas tim tamu dibutuhkan finalis Piala Dunia 2018 itu untuk menjaga kans mereka lolos ke final four. Meski saat ini masih menjadi juru kunci dengan satu poin, peluang Luka Modric dan kawan-kawan menjadi wakil grup ini tetap terbuka jika mampu menang atas Spanyol.
Spanyol yang memuncaki klasemen mengoleksi poin enam dari tiga laga. Sementara Inggris yang berada di posisi kedua mengumpulkan empat angka dengan jumlah pertandingan sama. Artinya, jika bisa mengamankan tiga poin, penentuan wakil Grup A akan terjadi di Wembley, saat Kroasia menantang Inggris di laga pamungkas.
“Melawan Spanyol, kami harus membalas dendam dan menggunakan hasil pertandingan terakhir untuk memacu kami ke tiga poin yang kami butuhkan. Kami sekarang berada di tempat yang jauh lebih baik daripada dua bulan yang lalu dengan pemain kami semua fit dan siap untuk bermain,” tegas Dalic di Football Espana.
Lolos ke fase berikutnya diakui Dalic bukan hal gampang. Akan tetapi, dia yakin bahwa tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Apa yang mereka tunjukkan di Rusia menurut Dalic menjadi contoh bagaimana mereka bisa melakukan pekerjaan luar biasa.
“Saya fokus pada pertandingan melawan La Furia Roja, kami membutuhkan kemenangan itu. Saya tahu banyak orang tidak percaya bahwa tim kami mampu memenangkan kedua pertandingan. Tetapi kami akan melakukannya sekarang seperti yang kami lakukan di Rusia, selangkah demi selangkah. Pertama, Spanyol,” tegasnya kepada koran Jutarnji List.
Menghadapi Spanyol, Dalic memanggil 25 pemain, termasuk tiga wajah baru, yakni Josip Brekalo, Nikola Vlasic dan bek Duje Caleta-Car. Ini menurut Dalic sebagai langkah membangun tim. “Saya selalu bilang kita butuh darah segar,” jelas Dalic.
Karena striker Mario Mandzukic sudah pensiun, Dalic menegaskan akan sangat berharap pada Luka Modric. Meski belakangan ini banyak dikritik karena dianggap minim kontribusi bersama klubnya, Real Madrid, Dalic yakin dengan kemampuan sang kapten dalam memimpin rekan setimnya.
“Kami tahu Luka adalah pemain terbaik di dunia dan tidak peduli apa yang orang lain katakan tentang dia, kami tahu apa yang dia mampu lakukan. Saya baru-baru ini berbicara dengannya dan dia tenang, dia sadar bahwa dia tidak bisa mempertahankan level bermain dengan cemerlang di setiap pertandingan,” ujarnya.
Tapi, Spanyol dipastikan tidak akan mengalah begitu saja. Menyusul kekalahan 2-3 saat menjamu Inggris, mereka kini juga membutuhkan kemenangan untuk memastikan diri sebagai wakil Grup A4 di final four. Makanya, Pelatih Spanyol, Luis Enrique meminta anak asuhnya tampil lebih baik di Zagreb.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat bagus untuk dipersiapkan dan dimainkan. Kami masih bergantung pada diri kami sendiri, begitu juga Kroasia. Ini akan menjadi tes yang luar biasa dalam suasana yang tidak bersahabat melawan tim yang menyulitkan Anda,” tegas Enrique.
Lucho, julukan Enrique kembali memanggil bek kanan Barcelona, Jordi Alba untuk laga ini. Selain itu, ia juga memasukkan wajah baru, Diego Llorente dan Mario Hermoso. Koke dan Thiago Alcantara yang cedera tidak masuk skuat bersama Paco Alcacer serta Diego Costa. Absennya Alcacer dan Costa membuka jalan bagi Isco kembali menjadi starter. (fin)