Meski Siswa Diliburkan, Guru dan Tenaga Kependidikan Tetap Bekerja

3995
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten, Asda 1 Kabupaten Garut, Tim Informasi dan Koordinasi Penanggulangan Virus Covid-19 Kabupaten Garut usai rapat koordinasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Garut

Absensi Guru dan Tenaga Kependidikan Tetap Diberlakukan
GARUT – Meski pemerintah daerah sudah mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan aktivitas siswa di sekolah dengan mengganti belajar di rumah, Guru dan tenaga kependidikan tetap diwajibkan untuk bekerja dan berangkat ke sekolah. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Garut, Ahad (15/3).

“Guru-guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan kegiatan di sekolah, tetapi jenisnya mungkin pemantauan dan lainnya,” katanya.

Menurutnya, selama libur belajar mengajar di sekolah, pihak sekolah diimbau untuk melakukan bersih-besih di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, menjelaskan, para guru tetap diberlakukan aturan seperti biasa. Pasalnya, pemerintah sendiri tidak memberikan surat edaran meliburkan kerja.

“Anak-anak belajar mandiri di rumah pendekata nya memanfaatkan sumber belajar metode daring atau online, ada usul juga seperti tahfidz qur’an,” katanya.

Pihaknya juga mengingatkan kepada orang tugas agar bisa mengarahkan dan memantau anak-anak selama belajar di rumah. Sehingga kata Totong, anak-anak tidak putus belajar selama proses upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Garut. (erf)