Kecam Kekerasan kepada Wartawan, JBP Gelar Aksi Solidaritas

222
Wakil Wali Kota Banjar menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan moril kepada insan pers. (ANGGORO/RADAR PRIANGAN)

RadarPriangan.com, BANJAR – Jurnalis Banjar Patroman (JBP) menggelar aksi solidaritas untuk dua wartawan yang mengalami tindakan kekerasan oleh oknum Kepolisian saat peliputan Hari Buruh Internasional di Bandung pada Rabu (1/5).

Dalam aksi solidaritas tersebut, anggota JBP menyerahkan kartu tanda anggota (KTA) Pokja Polres Banjar sebagai simbol ketidakpercaannya terhadap aparat penegak hukum atas kejadian yang menimpa wartawan di Bandung, namun Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana, S.I.K., menolak menerima KTA Pokja tersebut, sambil menjelaskan terkait dengan adanya kejadian kemarin itu bisa dikatakan bahwa itu oknum.

“Kita juga harus memahami situasi di lapangan itu seperti apa, dan tidak ada sedikitpun niatan dari TNI dan Polri untuk menyakiti rakyat, bukan hanya jurnalis, atau siapapun, bahwa kami juga terlahir dari rakyat, dan saya jamin itu tidak ada perintah untuk menyakiti rakyat siapapun itu, tugas kami untuk mengayomi,” ujar Kapolres Banjar, Kamis (2/5).

Yulian juga meminta permohonan maafnya. Karena itu terjadi di luar Kota Banjar, jangan mengeneralisir itu kejadian di Bandung.

“Mari bersama-sama ciptakan kondusivitas di wilayah Kota Banjar, yang telah terjaga dengan baik, dan tetap semangat untuk berkarya rekan-rekan Wartawan,” ucapnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana mengatakan, jangan mudah terpancing karena kejadian tersebut, itu perbuatan seorang oknum, maka jangan menafsirkan semuanya salah, mari jaga persahabatan, kerjasama dan solidaritas di wilayah Kota Banjar ini, sudah banyak dirasakan antara Pemerintah, Polisi, dan TNI dengan Insan Pers.

“Karena kerja kerasnya kami tidak ada apa-apanya tanpa ujung pena kalian, saya mengucapkan terimakasih atas apreasinya para Jurnalis kepada Pemerintah Kota Banjar, TNI, dan POLRI, mari kita jaga persahabatan yang sudah terjalin dengan baik ini,” pungkasnya.

Usai aksi, Wakil Wali Kota, Kapolres dan Dandim 0613 Ciamis membubuhkan tandatangan sebagai dorongan mental penegakan supremasi hukum di Indonesia. (mg1)

Wakil Wali Kota Banjar menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan moril kepada insan pers. (ANGGORO/RADAR PRIANGAN)