Kadispora Garut Jadi Tersangka Kasus Pembangunan Buper

395
Azwar, kepala Kejaksaan Garut. (dok. Radar Garut)

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Kuswendi ditetapkan Polda Jabar sebagai tersangka, dalam kasus pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) Cipanas. Sejak bulan lalu, berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut. Hal tersebut dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Azwar saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (27/2).

Azwar mengatakan, Kejaksaan Negeri Garut sudah melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Garut untuk disidangkan. Rencananya, persidangan akan dilakukan pada hari ini (28/2). “Sesuai jadwal hari Kamis (Hari ini, red) jam 09.00,” ucapnya.

“Iya betul sudah jadi tersangka. Kami terima berkasnya dari Polda sebulan lalu,” ujar Azwar saat dihubungi, kemarin (27/2).

Lanjut Azwar, meski berstatus tersangka, Kuswendi belum menjalani penahanan karena belum memenuhi unsur.

Kuswendi ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler. Pembangunan Buper itu tidak dilengkapi dengan izin analisa dampak lingkungan (Amdal).

Pada bulan September 2018 lalu, Bupati Garut, Rudy Gunawan telah membenarkan kalau Kuswendi tengah menjadi saksi kasus pembangunan Buper oleh Polda Jabar. Dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat kelebihan pembayaran dan sudah dikembalikan oleh pemborong.

“Saya dengar tidak ada dokumen lingkungan. Itu baru cut and fill saja. Sementara tidak ada DED-nya (detail engenering design),” pungkasnya beberapa waktu lalu. (erf)