Jelang Musim Tanam Kedua, Stok Pupuk Aman

132
Foto : Istimewa

RadarPriangan.com, GARUT – PT Pupuk Kujang memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi mencukupi jelang musim tanam kedua di tahun 2020 pada Oktober mendatang.

Pemastian ketersediaan pupuk, itu sebagai upaya tanggung jawab produsen Pupuk yang mempunyai wilayah tanggung jawab di wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah.

PT Pupuk Kujang menjamin stok pupuk bersubsidi maupun non subsidi untuk Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah dalam kondisi aman.

“Kami pastikan ketersediaan stok pupuk susbidi saat ini di gudang lini III di Kabupaten/kota Jawa Barat aman, kami siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi” ungkap Fitria Ratu Pagih selaku Manager Komunikasi Perusahaan Pupuk Kujang.

‚ÄúPupuk Kujang pastikan stok untuk Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah dalam kondisi aman, stok pupuk tersebut kami siapkan di gudang lini III untuk siap disalurkan kapanpun sesuai dengan alokasi, sehingga petani tidak perlu menunggu lama untuk mengaplikasikan pupuknya,” ujar Ratu

Ratu juga menyampaikan, Pupuk Kujang telah menyediakan stok pupuk dalam jumlah yang aman. Ia menjelaskan, untuk stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang lini III Kabupaten Garut sampai dengan 17  September 2020 mencapai 4.423 ton atau 674% dari ketentuan dua minggu kedepan. Sedangkan realisasi penyaluran wilayah Garut  untuk Urea mencapai 26.701 ton atau 101% dari ketentuan sebesar 26.651 ton.

Tidak hanya pupuk urea, Pupuk Kujang juga menyiapkan untuk wilayah Garut stok pupuk Petroganik sebanyak 480 ton atau 477% dari ketentuan stok.

Terpisah, Petani dari Poktan Barokah mekar sari Desa Mekarsari, Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, Yosep, mengatakan bahwa dirinya sudah terdaftar dalam E-RDKK dan sudah mendapatkan pupuk sesuai alokasi melalui kios resmi. Ia berharap  menjelang musim tanam berikutnya alokasi pupuk subsidi untuk petani yang sudah terdaftar dalam e-rdkk bisa disalurkan.

Adapun kesiapan stok urea bersubsidi untuk wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah Sampai dengan 17 September 2020 tercatat sebanyak 140.628 ton atau 1284% dari ketentuan Distan sebesar 10.953 ton. sementara itu, Pupuk Kujang telah menyalurkan 99% pupuk urea subsidi kepada petani yaitu setara dengan sekitar 478.215 ton pupuk dari ketentuan Distan sebesar 483.482 ton.

Pupuk bersubsidi teralokasi sesuai data yang tercantum pada Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) yang diatur Pemerintah. Untuk memenuhi kebutuhan petani, selain menyiapkan stok pupuk bersubsidi, Pupuk Kujang juga menyiapkan stok pupuk non subsidi jenis Urea, NPK dan Organik di setiap kios yang setiap saat dapat diperoleh petani yang membutuhkan. (erf/rls)