Jalur Kereta Garut Diujicoba September

507
Peninjauan jalur kereta api oleh Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Garut, Kamis (20/6). (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Reaktivasi jalur kereta Cibatu-Garut kini mulai memasuki tahap pembangunan. PT KAI pun menargetkan pada September tahun ini kereta bisa diuji coba dari Cibatu sampai Wanaraja.

“Insya Allah doain ya. Supaya buat warga Garut dan sekitarnya berkembang dan maju. Bukan hanya kereta penumpang kita pertimbangkan kalau barang bisa diangkut keluar bagus sekali,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro saat melakukan peninjauan di Stasiun Garut, Kamis (20/6).

Proses pembangunan jalur kereta, lanjutnya, sempat terjeda Pilpres dan lebaran. Beberapa waktu lalu pihaknya sudah mengirimkan badan dan bantalan rel. Pembangunan jembatan pun dinilai paling krusial. Semua material untuk pembangunan rel pun sudah dikirim dan tinggal proses pemasangan.

“Yang pasti kami sudah kirim badan rel, sudah semua. Ada yang di Cibatu tinggal diecer, bantalan rel sudah dikirimkan dan paling krusial itu jembatan,” ucapnya.

Ia menyebut, ada tiga jembatan yang cukup panjang. Dari hasil pengecekan, pondasi ketiga jembatan itu masih kuat dan hanya perlu penguatan saja.

“Pantauan kami berjalan baik. Mudah-mudahan nanti target selesai secepatnya di akhir tahun. Makanya nanti ke Bandung enggak usah macet-macet,” katanya.

Pemasangan rel, tuturnya, direncanakan dipasang satu bulan lagi. Pada bulan September atau Oktober rel sudah selesai dipasang. Untuk stasiun pun saat ini sedang proses perbaikan. Ada tiga stasiun yang akan berfungsi yakni Pasir Jengkol, Wanaraja, dan Garut.

“Pasir Jengkol sudah dimulai (renovasi stasiun), sudah mulai dikerjakan. Untuk halte akan dioperasikan lagi, tapi nanti tahap kedua. Sekarang baru stasiun dulu. Nanti yang kecil-kecul nyusul,” ujarnya.

Untuk pembongkaran bangunan di Kecamatan Garut Kota, Edi menargetkan akan selesai pada 30 Juni. Pembongkaran pun terkendala adanya Pemilu dan lebaran sehingga dilakukan penundaan.

Terkait harga tiket, Edi menyebut belum melakukan penghitungan. Namun ia menjamin tiket dari Garut ke Jakarta akan sangat murah. Warga pun tak akan terkena macet jika nantinya kereta di Garut sudah beroperasi.

“Belum dihitung untuk tiket. Kalau Garut ke Jakarta tergantung apakah PSO atau non-PSO. Pastinya murah sekali. Dari sini (Garut) ke Jakarta bisa transit di Cikarang lalu naik LRT ke Jakarta. (igo)