Jalan Cikembulan – Neglasari Hancur

640
Jalan Cangkuang-Cikembulan kondisinya sudah lama rusak berat. (Dok. RADAR GARUT)

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Pengguna Jalan Cikembulan-Neglasari Kecamatan Kadungora tembus ke Jalan Cangkuang Leles, banyak yang mengeluh. Pasalnya, kondisi ruas jalan itu rusak berat dan sulit dilintasi.

Di beberapa titik ruas jalan, banyak lubang dan kubangan air. Pengendara harus memilih jalan untuk menghindari kecelakaan.

“Ruas Jalan Cikembulan-Neglasari sampai persimpangan Cangkuang, sudah lama dibiarkan hancur. Status jalan itu merupakan jalan kabupaten bukan jalan desa. Akibat jalan hancur, menghambat berbagai aktivitas masyarakat termasuk aktivitas penjual pusara kuburan yang mengangkut pusara ke daerah Leuwigoong,” kata pengusaha pusara menggerutu.

Untuk mempercepat pengiriman barang pesanan bagi mobil pengangkut barang, banyak yang memutar memilih Jalan Kadungora-Leles-Leuwigoong. Bila memaksakan menggunakan Jalan Cikembulan – Neglasari, pasti lambat karena terhambat kondisi jalan yang hancur. Para pengguna jalan meminta, agar ruas jalan yang hancur itu segera diperbaiki oleh Dinas PUPR Kabupaten Garut.

Nunuh, warga Kampung Cibungur Desa Sindangsari Kecamatan Leuwigoong, ketika memesan pusara untuk makam suaminya, Kamis (4/4) mendengar langsung keluhan pengirim barang terkait hancurnya ruas Jalan Cikembulan-Neglasari-Cangkuang. Pengemudi yang mengangkut barang tak henti mengutarakan keluhananaya terkait kondisi jalan dibiarakan hancur.(pap)