Jaga Stabilitas Harga Pangan dengan Gelar Pasar Rakyat

287
Operasi pasar perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga jelang Ramadan dan Idul Fitri. (Dok. JPG)

RadarPriangan.com, BANJAR – Jelang Ramadan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan (KUKMP) dan Industri Kota Banjar akan menggelar pasar rakyat menggunakan mobil berkeliling ke beberapa desa di empat kecamatan.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan saat Ramadan dan menjelang hari raya idul fitri.

“Nanti rencananya akan dilaksanakan selama delapan hari. Ada delapan titik atau delapan desa yang akan menjadi sasaran pasar rakyat ini. Kami bekerjasama dengan swasta dalam menjual produk sembako yang murah di bawah pasaran,” ungkap kepala Dinas KUKMP dan Industri Kota Banjar, Saifuddin saat dihubungi.

Diharapkan Saifuddin, dengan program pasar rakyat yang berkeliling ke desa-desa itu bisa menjaga supaya harga sembako normal, meski ada penaikan juga tidak signifikan, karena harga yang ditawarkan di pasar rakyat nantinya akan menjadi pembanding.

“Kalau tahun lalu eda empat titik, tahun ini kita tambah karena melihat antusias masyaraka desa itu begitu tingggi karena barang yang kita siapkan harganya memang lebih murah dibandingkan di pasar tradisional dan modern,” ujarnya.

Saifuddin menjelaskan, kenaikan harga bahan pokok sudah mulai terjadi di pasar sayuran Kota Banjar. Ada beberapa komuditas yang mengalami penaikan, namun yang nampak melejit yakni harga cabe kriting dan cabe merah. Kenaikannya mencapai Rp9 ribu per kilogram.

“Daging, telur, ayam boiler, dan beberapa bumbu memang belum ada kenaikan menjelang bulan Rhamadham ini. Yang sudah terpantau hingga Kamis (24/4) itu harga cabai yang naik dengan selisih sampai Rp9 ribu per kilogramnya. Bahan pokok yang lain masih stabil, harganya masih normal,” pungkasnya. (mg1)