Isu Korupsi Bikin Pemuda Apriori Terhadap Politik

319

GARUT – Kalangan anak muda dinilai paling rentan terkena provokasi dan hoax, termasuk dalam hal politik. Hal tersebut diungkapkan Direktur Gordah Institue, Arif Nurhakim, M.Pd kepada wartawan, usai melakukan diskusi terkait persatuan dan kesatuan bersama sejumlah kalangan mahasiswa di Hotel Alamanda.

“Kondisi generasi muda saat ini cenderung tidak peka terhadap politik, ini dilihat dari partisipasi yang masih rendah. Tetapi, segmen ini juga sangat rentan terkena provokasi, hoax termasuk dalam hal politik,” kata Arif.

Menurutnya, generasi muda idealnya memiliki gagasan dan spirit yang sangat besar untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, merupakan hal penting bagi kaula muda memahami wilayah strategis berbangsa dan bernegara.

“Jangan sampai generasi muda yang akan mengisi masa depan tidak paham wilayah strategis berbangsa bernegara.
Gejala dari kurang pahamnya hal tersebut, dilihat dari keanehan yang terjadi saat ini. Misalnya, banyak kader partai yang instan, tidak paham masalah politik, tidak paham kondisi kenegaraan, tidak paham sistem demokrasi. Sehingga dalam mengambil kebijakan dan membangun konsep pembangunan bagi masyarakat, mereka tanpa arah,” tambahnya.

Arif mengatakan, rasa apriori pemuda terhadap politik diantaranya disebabkan oknum politik yang berperilaku melanggar hukum, diantaranya korupsi. Namun, suatu hal yang salah jika kondisi ini justru membuat pemuda menjauhi politik dan tidak melakukan perbaikan.Upaya perbaikan tentu perlu optimalisasi peran pemerintah dalam melakukan penertiban, pendidikan politik masyarakat. Perlu ada dukungan juga dari seluruh elemen bangsa termasuk Partai Politik,” pungkasnya. (erf)