HMI Ingatkan Netralitas dan Integritas Penyelenggara Pemilu

430
Ketua HMI Cabang Garut. Wildan Muhamad Ramdan

RadarPriangan.com, GARUT – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Garut mengingatkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut agar bersikap netral dan menjaga integritasnya sebagai lembaga yang mengurusi Pemilu.

Ketua HMI Cabang kabupaten Garut. Wildan Muhamad Ramdan, mengatakan, pihaknya khawatir Pemilu 2019 ini dicederai dengan perilaku yang melanggar hukum.

“Karena jika terjadi praktik-praktik pelanggaran, ini bukan hanya menciderai semangat mewujudkan Pemilu demokratis, tapi juga berpotensi merusak tatanan sosial politik dan budaya sebagai sebuah bangsa. Karenanya masalah-masalah ini harus sudah kita antisipasi. Diatasi dengan kewenangan yang dimiliki penyelenggara pemilu,” kata Wildan

Pihaknya bersama rekan-rekan di HMI Cabang Garut yang tersebar di beberapa wilayah perhitungan suara di beberapa wilayah menemukan adanya indikasi pergeseran (pemindahan) suara antar calon, sehingga jika itu benar terjadi tentu itu menguntungkan salah satu peserta pemilu.

“Pemilu baik secara prosedural jika prasyaratnya sudah terpenuhi dan pemilu berhasil secara substansial jika tujuannya tercapai. Prasyarat pemilu menggariskan adanya kebebasan dalam memilih, terwujudnya partisipasi masyarakat, dan arena berkompetisi politik yang fair,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap KPU maupun Bawaslu Kabupaten Garut sebagai garda terdepan dalam proses demokrasi ini bisa menjaga integritas, moralitas dan netralitasnya dalam pemilu kali ini.

“Karena pertaruhannya adalah masa depan Negara Kesataun Republik Indonesia di masa mendatang. Intinya kami meminta KPU dan Bawaslu bersikap netral dan berintegritas dalam pemilu kali ini,” pungkasnya. (erf)