Hiswana Migas dan Pertamina Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Garut Selatan

190

RadarPriangan.com, GARUT – Pertamina dan Hiswana Migas Garut, menggelar Bakti Sosial di tiga Kecamatan wilayah Garut Selatan yakni, Kecamatan Cisompet, Kecamatan Pamengpeuk dan Cikelet.

Sinergitas Hiswana Migas Dan Pertamina merupakan respon dan gerak cepat dalam membantu meringankan korban bencana alam yang menimpa 20 Desa yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Garut.

Jajaran Hiswana Migas Garut, Iday Hidayatulah, Evi Hartaz dan disertai oleh Kepala Bidang SPBU : Ivan , Rully Ruhimat dan perwakilan Agen Yuliana , serta staff pengurus ikut serta dalam rombongan tersebut.

Humas Hiswana Garut Evi Hartaz Alvian mengatakan, bahwa pihak Pertamina dan Hiswana turut prihatin atas terjadinya peristiwa bencana alam banjir, longsor dan pergeseran tanah yang terjadi di Garut Selatan.

“Kami turut berduka atas musibah bencana yang menimpa saudara kita di Garut Selatan” tutur Evi kepada awak media, Senin (19/10/2020).

Menurut Evi , Sejak awal terjadi bencana pihaknya sigap berkoordinasi dengan Pertamina dan anggota Hiswana Migas, untuk mempersiapkan bantuan. Anggota Hiswana Migas sangat antusias secara bersama meringankan saudara yang terkena bencana,” tutur Evi.

Seperti diketahui, bahwa bencana alam Banjir Bandang dan longsor ini menimpa 20 desa di empat kecamatan, yakni longsor terjadi di Kecamatan Cisompet, Banjir terjadi di Kecamatan Pameungpeuk, longsor serta banjir terjadi di Kecamatan Cibalong dan Cikelet.

” Pertamina dan hiswana menyalurkan Beras , minyak , mie instan dan lainnya. Kebutuhan tersebut sebelumnya telah kami koordinasikan dengan Pihak BPBD dan Pemerintah setempat ” tutur Evi.

Di lain pihak, Asda Satu Bidang pemerintahan Kabupaten Garut H.Nurdin Yana, yang berada di lokasi Bencana mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan Hiswana atas bantuan yang telah disalurkan .

” Kami atas nama Pemda Garut mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan Hiswana Migas atas bantuan yang telah di salurkan,”
Tutur H.Nurdin Yana.

Dikatakan Nurdin, bahwa 20 Desa terdampak dan kerugian di atas 10 miliar yang diderita masyarakat Garut Selatan tentunya sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari semua pihak.

” Bantuan sangat dibutuhkan dan pihak Pemda Garut sedang mempersiapkan tindak lanjut penanganan dengan merehabilitasi atau merelokasi area yang sudah tidak layak huni,” tukas Nurdin Yana. (rls/bbr/RP)