Gunung Guntur Terbakar Tiga Kali, Lahap 23 Hektar

171
Kebakarang melanda kawasan Gunung Guntur pada musim kemarau tahun ini.

RadarPriangan.com, GARUT – Kebakaran kawasan hutan di Gunung Guntur sudah tiga kali terjadi selama musim kemarau tahun ini. Lahan yang terbakar terjadi di beberapa titik dengan luas sekitar 23 hektar.

“Sudah tiga kali, yang pertama 1 hektar, kedua 2 hektar, dan terakhir 20 hektar,” kata Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah V Garut, Purwantono, Minggu (26/8).

Menurutnya, musim kemarau seringkali memicu terjadinya kebakaran hutan seperti kawasan hutan di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.

Tidak hanya Gunung Guntur, Purwantono juga menyebut lahan hutan lainnya seperti Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan pernah kebakaran sebanyak satu kali pada musim kemarau ini.

“Papandayan sempat terbakar juga awal Agustus lalu,” katanya.

Purwantono mengatakan, lahan hutan yang terbakar di Gunung Guntur di antaranya alang-alang, rumput, pinus, kaliandra, dan daun-daun kering.

Menurutnya, pemadaman kebakaran dilakukan secara manual bersama petugas gabungan dan masyarakat setempat, sementara mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke titik lokasi kebakaran.

“Selama ini pemadamannya dengan alat seadanya bersama-sama dengan masyarakat,” katanya.

Terpisah, Kepala Polsek Tarogong Kaler Ipda Asep Saepudin menambahkan, Gunung Guntur sempat terjadi kebakaran pada Rabu (21/8). Peristiwa itu disebabkan kondisi alam, cuaca panas pada musim kemarau.

Untuk itu, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk rutin melakukan patroli, mengawasi kawasan hutan di Gunung Guntur dan mengantisipasi terjadinya kebakaran. (erf)