Gorong-Gorong Cikoang Amblas, Air Irigasi Jadi Tersumbat

413
Gorong-gorong Jalan Cikoang hancur.Saluran air mampet, Jum'at (2/10)

LEUWIGOONG – Para petani, aparat desa dan Pengurus P3A Mitra Cai Desa Sindangsari Kecamatan Leuwigoong, melakukan gerakan perbaikan saluran air di Kampung Cikoang yang melintasi jalan kabupaten.

Perbaikan sempat terkendala karena gorong-gorong di bawah aspal jalan amblas serta sebagian gorong-gorong menghilang. Akibatnya, saluran air yang dapat mengairi puluhan hektare sawah tersumbat.

Kegiatan itupun berkoordinasi dengan para pegawai UPT Dinas PUPR Leles. 4 pegawai PUPR turun ke lokasi karena menyangkut penggalian sebagian badan jalan. Namun penggalian badan jalan tersebut tak menghambat arus lalu lintas.

Ketua P3A Mitra Cai Desa Sindangsari, Ayus, mengungkapkan, setelah dibuat gorong-gorong darurat terbuat dari pohon bambu, saluran air mengalir lagi dan badan jalan yang ditimbun pasir digali lagi.

Perbaikan saluran air dan pembuatan gorong-gorong darurat itu, sifatnya sementara. Para pegawai UPT Dinas PUPR pun sudah melaporkan dan mengusulkan kepada Kadis PUPR Garut, agar saluran air dan gorong-gorong itu diperbaiki total oleh instansi tersebut.

“Idealnya perbaikan saluran air dan penggantian gorong-gorong yang hancur, didanai dan dikerjakan oleh pihak Dinas PUPR. Karena status jalanya merupakan jalan Kabupaten bukan jalan Desa. Para petani melakukan gerakan perbaikan sifatnya sementara agar saluran air ngocor lagi untuk kepentingan pengairan sawah,”kata Ayus.

Kades Sindangsari Kusnadi Hermawan bersama para Kadus, memimpin gerakan perbaikan saluran air dan pembuatan gorong-gorong darurat tersebut, serta disaksikan para pegawai UPT Dinas PUPR. Gorong-gorong yang hancur memang harus diganti oleh gorong-horong yang besar agar air mengalir deras dan tak menganggu badan jalan.(Pap)