Gerindra Klaim Menang untuk DPRD Garut

501
Enan, ketua DPC Partai Gerindra Garut

Sosok Capres Prabowo Berperan dalam Raihan Suara

RadarPriangan.com, GARUT – Berbeda dengan Partai Golkar, Partai Gerindra pun mengklaim menang dalam perolehan suara DPRD Garut.

Menanggapi pernyataan Ketua DPD Golkar Kabupaten Garut, Ade Ginanjar terkait hasil suara pada Pemilihan Legislatif 2019, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Garut, Enan, mengklaim pihaknya telah melebihi raihan suara Partai Golkar.

“Untuk sementara berdasarkan data hasil C1 yang masuk per dapil se-Kabupaten Garut, jika dibandingkan dengan Golkar sebagaimana dikatakan pak Ade Ginanjar (Ketua DPD Golkar Garut, red) sebanyak 210 ribu, kami bahkan meraih 214.493 suara (unggul lebih dari 4 ribu suara dari Golkar, red),” kata Enan saat dihubungi melalui saluran telepon, kamis malam (25/4).

Lanjut Enan, meski Gerindra maupun Golkar masih menunggu hasil keputusan KPU, jika melihat hasil tersebut maka Partai Gerindra kemungkinan besar akan menduduki posisi Ketua DPRD Kabupaten Garut untuk periode 2019-2024.

“Jika dikonversi dalam raihan kursi, kemungkinan kita dapat 8 atau 9 kursi (DPRD Kabupaten Garut, red),” katanya.

Enan mengatakan, suara Gerindra di Garut paling dominan berada di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 di angka 52 ribu suara. Sementara itu, berdasarkan tabulasi Partai Gerindra, Partai Golkar meraih 48 ribu suara di dapil 1.

Ketika ditanya soal siapa yang nanti akan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Garut jika Gerindra dipastikan menang, Enan mengatakan hal tersebut diserahkan kepada DPP Gerindra.

“Kita serahkan ke DPP, tapi biasanya Ketua Partai (yang terpilih menjadi anggota DPRD sebagai ketua DPRD, red), tapi itu tadi itu diserahkan lagi ke DPP,” katanya.

Sebelumnya, Gerindra hanya memiliki 4 kursi di DPRD Garut. Enan menilai, meroketnya suara Gerindra di Garut merupakan efek dari insentif elektoral kandidat Pilpres 2019 Prabowo Subianto.

Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra itu sangat digandrungi masyarakat Garut. Oleh karena itu, suara Partai Gerindra terangkat pada Pemilihan Umum yang dilakukan serentak pada 17 April 2019 lalu. (erf)