Garut Culture Festival Jadi Magnet Wisatawan ke Garut

75

GARUT – Garut Culture Festival yang digelar pada 14 sampai dengan 15 Maret 2020, jadi multi event dalam rangka peringatan Hari Jadi Garut ke-207. Acara tersebut kemungkinan menjadi event penutup dari rangkaian Hari Jadi Garut tahun ini, jika melihat kondisi sejumlah daerah darurat corona.

Penggagas Acara, Ato Hermanto, mengungkapkan, event yang digelar selama dua hari, bertempat di Sarana Olah Raga (SOR) Ciateul Garut ini merupakan hasil kolaborasi apik berbagai elemen masyarakat Garut yang meliputi Disbupar Jabar, Pemda Garut, Forkopimda, Dinas terkait, pengusaha daerah, BUMN, komunitas olah raga, komunitas seni budaya, organisasi profesi, organisasi masa, dan masyarakat sekitar.

“Dengan mengusung tema ‘Hayu Picnic Ka Garut’, event Garut Culture Festival diharapkan dapat menjadi salah satu magnet untuk mendatangkan wisatawan ke Kota Dodol sekaligus momen yang tepat untuk memperkenalkan dan mempromosikan beragam potensi, objek wisata unggulan Garut: pesona alam, medan petualangan, seni budaya, kerajinan, maupun makanan khas dan kulinernya,” kata pengusaha dodol Garut itu. .

Beberapa kegiatan yang digelar dalam event ini, diantaranya Trail Adventure, Trail Enduro, Fun Bike, Garut Social Service, Garut Cullinary Festival yang menyajikan puluhan jajanan, makanan, kuliner khas kota Dodol, seperti dodol garut, burayot, baso aci, nasi liwet,,Sruput Coffee dan Tea Festival, ajang untuk mencoba nikmatnya kopi dan teh asli Garut hingga Garut Culture Festival, menampilkan atraksi kolosal seni tradisional khas Garut diantaranya Surak Ibra, Raja Dogar, Pencak Silat, dan Rampak Kendang.

Menurutnya, atraksi kolosal seni tradisional yang melibatkan ratusan seniman Garut menjadi penutup event akbar tahun ini. Dengan format penampilan pencak silat, rampak kendang, raja dogar, dan surak ibra yang dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan tata lampu, suara, koreografi yang apik, tema cerita yang mengalir mampu menghasilkan sebuah seni pertunjukan kolosal yang sangat menghibur, dan memuaskan ratusan penonton yang memadati lapangan olah raga ciateul. Pertunjukan seni tradisional yang layak diapresiasi.

Apresiasi atas terselenggaranya kegiatan multi event yang sangat jarang di gelar di Kota Dodol ini, datang salah satunya dari Bupati Garut, Rudy Gunawan, Komjen. Pol. Nanan Soekarna, Ketua Umum HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) Pusat. Orang nomor satu di Garut tersebut sangat bangga bahkan berkomitmen dan mendukung event Garut Culture Festival digelar secara berkesinambungan.

Garut Culture Festival menjadi momentum untuk mempromosikan seni budaya tradisional khas Garut kepada masyarakat luas. Hal tersebut menjadi nilai lebih di tengah masih sulitnya mengkapitalisasi seni tradisional sebagai aset daerah yang bernilai ekonomi.

Begitu pula apresiasi atas digelarnya Garut Culture Festival datang dari seorang Komjen. Pol. Nanan Soekarna, Ketua Umum HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) Pusat. Menurutnya, event besar semacam ini patut diberikan apresiasi dan didukung oleh semua elemen masyarakat, apalagi event ini menampilkan seni budaya tradisional sebagai ajang untuk mempromosikan pariwisata daerah Garut. Tidak heran, sepanjang pertunjukan beliau tampak sangat menikmatinya bahkan ikut larut, membaur bersama para penari dan penonton.

Komjen. Pol. Nanan Soekarna, mengungkapkan, kegiatan yang mengeksplorasi banyak potensi bisa terdiam dilakukan di kemudian hari, khusunya dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Garut yang lebik baik. (erf)