Fadli Zon Minta Penyebaran Tabloid Indonesia Barokah Diusut

278
Fadli Zon orasi saat menghadiri deklarasi rumah bersama Prabowo-Sandi se-Priangan Timur di Alun-alun Limbangan, Garut, Kamis (24/1/2019).

GARUT – Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon, meminta supaya penyebar Tabloid Indonesia Barokah diusut. Terutama jika isi tabloid itu merugikan Prabowo-Sandi.

“Secara detail kami belum baca. Tapi dapat informasi katanya merugikan kami,” kata Fadli kepada wartawan usai menghadiri deklarasi rumah bersama Prabowo-Sandi se-Priangan Timur di Alun-alun Limbangan, Garut, Kamis (24/1/2019).

Menurut Fadli, pihaknya berencana melapor jika memang konten tabloid itu terbukti merugikan tim Prabowo-Sandi. Oleh karena itu, ia pun meminta agar aparat bisa adil ketika mengusut itu.

Politisi partai Gerindra itu meminta aparat penegak hukum bisa mengusut penyebaran tabloid tersebut.

“Jangan karena dianggap musuh pemerintah tidak ditanggapi. Mohon hukum ditegakkan seadilnya,” katanya.

Acara yang digelar di Alun-alun Limbangan juga dihadiri sejumlah tokoh dari BPN, diantaranya Ustadz Derry, Ahmad Dhani, Mulan Jameela, dan sejumlah tokoh lainnya.

Dengan modal 72 persen suara pada Pilpres 2014 lalu, Fadli mengaku optimistis pasangan Prabowo-Sandi menang di Garut dan Priangan Timur. Pihaknya mentargetkan 75 persen suara bagi Prabowo-Sandi di Priangan Timur. (erf)