Eceng Gondok di Sungai Cimanuk Dibersihkan

116
Upaya pembersihan eceng gondok di permukaan sungai Cimanuk Garut oleh tim gabungan dari dinas dan swadaya masyarakat


GARUT –  Tumpukan eceng gondok yang menutup aliran Sungai Cimanuk yang ada di wilayah Copong Jalan Sudirman mulai dibersihkan petugas gabungan dan elemen masyarakat. Pembersihan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana, terutama memasuki musim penghujan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan, eceng gondok menutup aliran Sungai Cimanuk sepanjang 700 meter. Tanaman tersebut sudah sebulan lebih menutupi sebagian permukaan Sungai Cimanuk.

“Tidak ada yang tanam. Tiba-tiba saja ada eceng. Jumlahnya terus bertambah setiap harinya,” ujar Tubagus, Rabu (11/12).

Lanjutnya, petugas dari BPBD, Tagana, Damkar, TNI, polisi, dan masyarakat ikut membersihkan eceng gondok. Pihaknya mengerahkan perahu karet untuk mengangkut eceng gondok ke pinggir sungai.

“Nanti akan ditarik dulu ecengnya ke Bendungan Copong. Terus akan ditarik ke pinggir menggunakan winch dari mobil jip. Sudah minta bantuan juga ke komunitas jip untuk mengangkut ecengnya,” katanya.

Eceng gondok itu rencananya akan dimanfaatkan oleh lembaga swadaya masyarakat untuk digunakan pakan ternak. Selain itu, eceng gondok juga akan dijadikan bahan kerajinan.

“Dipilah dulu mana yang bisa dipakai pakan dan kerajinan. Sisanya akan dibuang,” ucapnya.

Sementara itu, Staff JFU pada BPBD Kabupaten Garut, Imat mengatakan, upaya pembersihan akan dilakukan secara bertahap hingga beberapa hari kedepan hingga tidak ada lagi eceng gondok yang menutupi permukaan sungai Cimanuk.

“Kita melakukan mitigasi bencana, ini kan sudah mulai hujan, nanti mungkin intensitas hujan semakin tinggi, makanya penting pembersihan sungai, termasuk eceng gondok ini,” katanya didampingi Kasie perlindungan sosial korban bencana pada Dinas Sosial Kabupaten Garut, Budiana. (erf)