DPRD Jabar: Garut Idealnya Punya 1.000 Desa

296
SIMBOLIS. Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat, Ahab Sihabudin salurkan bantuan masker saat menerima perwakilan masyarakat desa cisewu Kecamatan Cisewu (Istimewa)

Ahab : Tingginya Jumlah Penduduk dan Luasnya Wilayah, Desa di Garut Layak Dimekarkan

RadarPriangan.com, GARUT – Tingginya jumlah penduduk serta wilayah geografis yang sangat luas di Kabupaten Garut dinilai patut melakukan pemekaran desa. Demikian diungkapkan Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat, Ahab Sihabudin saat menerima perwakilan masyarakat desa cisewu Kecamatan Cisewu.

“Idealnya punya 1.000 desa. Dengan adanya pemekaran pemerintah desa itu akan menambah percepatan pembangunan. Sekarang kan desa dapat anggaran dana desa, jika dibandingkan Jawa Timur (jatim, red) saja punya luas lahan Jawa Barat lebih luas, begitu pun dengan jumlah penduduk,” kata Ahab.

Pihaknya sangat setuju dengan adanya pemekaran di Kabupaten Garut, baik itu pemekaran Garut Selatan sebagai daerah otonomi baru setingkat Kabupaten, maupun pemekaran desa dari 421 desa menjadi 1000 desa.

“Kebumen penduduknya 1,3 juta jiwa, Desanya ada 400-an, disana pembangunan maju. Sementara di Garut penduduk 2,7 juta (jiwa, red) wajar kalau desanya dimekarkan menjadi 1.000 desa,” tambahnya.

Pihaknya berharap, kondisi keungan negara semakin membaik, sehingga keinginan masyarakat akan pemekaran desa bisa terakomodir.

Jika berbicara lebih luas, jumlah penduduk di Jawa Barat ada 48 juta jiwa, sedangkan di Jawa Timur ada 38 juta jiwa. Tapi jatim kata Ahab ada 7000 desa sedangkan jabar 5500 desa, dimana itu mengakibatkan adanya perbandingan cukup besar dari sisi penganggaran.

“Jatim itu lebih besar Rp 15 triliun ketimbang Jabar karena desanya banyak,” pungkasnya. (erf/RP)