Dilaporkan ke Polres Garut, Pak Kades Siap Tes DNA

115
Kuasa hukum PS, Syam Yosef (paling kiri) memberikan klarifikasi kepada awak media atas pemberitaan tentang PS selama ini. Syam Yosef juga didampingi kerabat dari PS

RadarPriangan.com, GARUT – PS, Salah seorang Kepala Desa di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut memberikan klarifikasi perihal ramainya pemberitaan dirinya yang dilaporkan karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Melalui kuasa hukumnya, Syam Yosef SH MH, dia menegaskan dirinya tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan.

Soal dirinya yang telah dilaporkan ke Polres Garut, PS menghargai proses hukum dan siap menghadapinya.

” Pada hari senin, minggu yang lalu sudah dimintai keterangan klarifikasinya terkait laporan tersebut. Dalam pemeriksaan tersebut saya turut mendampingi yang kemudian terhadap apa yang dilaporkan oleh pelapor dalam hal ini ibu Tuti, klien kami sama sekali membantah, atas apa yang dilaporkan pelapor di Polres Garut unit PPA,” ujar Syam Yosef kepada sejumlah awak media, Selasa (22/9/2020) di kantor IWO Garut.

” Pertama yang akan dilakukan klien kami mengikuti proses hukum, mendukung upaya proses hukum ini untuk terus dilanjutkan supaya kita tahu siapa dan kenapa persolan ini sampai digulirkan,” tambah Syam Yosef.

Sebagai upaya mendukung proses hukum itu, Yosef juga mengabarkan bahwa kliennya siap jika harus melakukan tes DNA. Itu untuk membuktikan apakah PS benar telah melakukan pencabulan atau tidak terhadap gadis yang dikabarkan saat ini tengah hamil 2 bulan itu.

“Sehingga hari ini yang pada prisipnya klien kami merasa tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan dan merasa difitnah dalam perkara ini,” tegas Syam Yosef.

Pihaknya juga sudah siap menghadirkan saksi-saksi yang menurutnya menguatkan terhadap pernyataan kliennya itu.

Namun demikian, PS sendiri menurut Yosef sangat prihatin atas apa yang menimpa warganya itu. Sebab, PS selaku kepala desa tetap memiliki pertanggung jawaban moral terhadap warganya. Terlebih orang tua gadis tersebut merupakan tim sukses dirinya saat pilkades.

Orang tua gadis itu kata Yosef, adalah tim sukses utama di pilkades tahun 2019 lalu. Karena itu PS juga merasa prihatin jika memang benar fakta apa yang dialami warganya sekaligus tim perjuangannya tersebut.

Sekedar diketahui, kasus yang menimpa PS ini sudah berjalan di Polres Garut unit PPA. PS dilaporkan oleh warganya karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. (RP)