Diduga Terpeleset, Jasad Kokom Ditemukan Mengambang di Bendungan Dobo

452
Mayat Tirimin korban kecelakan yang terseret kereta saat di bwa ke RS oleh petugas.

Pria Tua Tertabrak Kereta di Lintasan tak Berpalang

RadarPriangan.com, BANJAR – Warga Kota Banjar Khususnya di kawasan Dobo, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, dihebohkan dengan penemuan jasad seorang perempuan yang mengambang di bendungan Sungai Citanduy Dobo, Rabu (10/04/2019).

Wargapun langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar.

Petugas gabungan dari Polres Banjar, TNI, BPBD, dan Taganapun langsung datang ke lokasi kejadian, petugas kesulitan saat mengevakuasi jenazah korban lantaran debit air sungai yang tinggi dan arus yang sangat deras. Namun, debit arus sungai Citanduy yang meluap tersebut kemudian membawa hanyut jenazah korban, hingga petugas pun lalu mengejar mayat yang mengambang.

Meski sempat mengejar mayat yang hampir jauh meninggalkan bendungan, jenazah korban berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan di wilayah Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, setelah hanyut kurang lebih 1 kilometer dari titik awal.

“Dari penemuan di bendungan Dobo, korban pun kemudian hanyut karena arus sungai yang sangat deras, dan baru bisa dievakuasi di sungai Citanduy atau tepatnya di wilayah Desa Sinartanjung,” jelas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Kuslan, usai mengevakuasi jenazah.

Saman, saksi mata dan juga penjual makanan di wilayah Dobo menuturkan, jika penemuan mayat tersebut diketahui pada pukul 10.00. Dirinya yang biasa nongkrong di tempat tersebut melihat dari jauh ada sesosok mayat mengambang.

“Lagi nongkrong saya lihat ada mayat, keliatan dari rambutnya, terus saya lapor penemuan mayat itu,” ungkapnya, Rabu (10/4).

Korban yang diketahui bernama Kokon Komariah, 42, warga Dusun Ciherang RT 01 RW 08, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, langsung dievakuasi ke RSUD Kota Banjar, untuk diidentifikasi dan menunggu keluarga korban untuk menjemputnya. 

Eman, 69, paman korban mengatakan, bahwa korban diketahui hilang sejak Senin (08/04/2019), saat hendak mencuci pakaian di sungai Cikadondong yang merupakan anak sungai Citanduy.

“Pagi itu korban pamit untuk bekerja. Namun sebelum bekerja ia selalu melakukan kegiatan rutin yakni mencuci di sungai Cikadondong. Suami korban awalnya tidak curiga karena setelah selesai mencuci korban selalu langsung pergi bekerja di sebuah pabrik di dekat rumahnya,” ujarnya. 

Namun, hingga pukul 18.30, korban masih belum juga pulang ke rumah, kemudian pihak keluarga melapor ke aparat desa setempat. 

“Karena belum juga pulang, kami pun melaporkan hal ini ke aparat desa,” katanya. 

Saat itu juga, Tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Ciamis beserta Basarnas, PMI dan RAPI serta dibantu masyarakat setempat, melakukan pencarian di areal sungai tempat korban saat mencuci. Di areal sungai tersebut, ditemukan baju korban dan peralatan mencuci sekitar kurang lebih 200 Meter dari lokasi kejadian.

Tewasnya korban diduga terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai hingga ditemukan di bendungan Dobo, Kota Banjar.

Mayat di Bantaran Rel KA

Sementara, sehari sebelumnya, telah ditemukan mayat di pinggir bantaran rel kereta api. Turimin, 59, warga Dusun Tanjung RT 026/005 Desa Tanjungsari Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis tewas tertabrak kereta api.

Korban mengendari sepeda motor Suzuki TS Z 5265 WS melintas di rel kereta api yang tidak ada palang pintunya di Dusun Rancakole Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman Kota Banjar ditabrak oleh kereta api Pasundan jurusan Bandung – Surabaya, Selasa (9/4/2019).

Korban Turimin dan kendaraan sepeda motornya terseret sejauh 100 meter dan meninggal di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Dalam kejadian ini tidak ada saksi mata cuma warga yang rumahnya dekat dengan tempat kejadian mendengar benturan suara keras dari arah jalan kereta api. Warga langsung melihat ke jalan rel kereta api dan benar ada korban tertabrak kereta api dengan menggunakan sepeda motor Suzuki TS.

Warga setempat langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.tiba dilokasi Kapolsek Pataruman AKP Kurnia,Anggota Regiden Polres Banjar langsung melakukan olah TKP.setelah melakukan olah TKP korban langsung di bawa ke kamar mayat RSUD kota Banjar. (mg1)