Dengan 10 Pemain, Leles Juara Liga Desa

648
KAMPIUN: Tim Desa Leles merayakan kemenangan usai keluar sebagai juara Liga Desa yang digelar PSSI Garut, pada final di Stadion Jayaraga, Minggu (3/3). (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Tim Sepakbola Desa Leles keluar sebagai pemenang dalam kejuaraan Liga Desa yang digelar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Garut, kemarin (3/3).

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Desa Leles dipastikan sabet gelar juara setelah berhasil mengalahkan tim Kelurahan Pataruman dengan skor 1 – 2.

Tim Desa Leles selebrasi usai menjebol gawang lawan.

Sempat tertinggal 1 – 0 dari Kelurahan Pataruman di awal babak pertama, Tim Desa Leles berhasil menyamakan dengan skor 1 – 1 pada menit terakhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, Tim Desa Leles bermain menyerang. Pada menit ke 75, melalui sontekan kaki Obing, Desa Leles berhasil membalikan keadaan menjadi 1 – 2.

Tim Kelurahan Pataruman yang diperkuat sejumlah mantan pemain klub yang berlaga di Liga Satu, juga tampil ngotot. Namun, sejumlah serangan mereka di babak kedua berhasil dipatahkan oleh penjaga gawang Leles. Skor 1 – 2 bertahan sampai wasit meniup pluit tanda berakhirnya babak kedua.

“Liga Desa ini menjadi sarana bagi kami untuk mencari bibit pemain di Garut. Dan ternyata mereka bermain sangat bagus, dan beberapa pemain saya kira layak bermain di klub dan pertandingan profesional,” kata Ketua PSSI, Amirudin Latif, kepada wartawan usai pertandingan selesai.

Hal senada diungkapkan, Manajer Persigar, Dadang Johar Arifin. Menurutnya, beberapa pemain ada yang menonjol.

“Sebagian pemain muda memiliki potensi untuk jadi pemain besar, termasuk bagi Persigar. Namun ternyata ada beberapa pemain, diantaranya kiper Leles itu yang memang bermain sangat bagus sudah dikontrak sama Persiraja Aceh. Nah, mungkin kedepan kita akan lihat lagi para potensi pemain di Garut, termasuk yang berlaga di Liga Desa ini. Persigar sudah ada pemain, tapi untuk menambah daya gedor kita akan mengadakan seleksi kedepan,” kata Dadang.

Sebelum mengadakan seleksi, Dadang berharap, Pemerintah Daerah bisa memberi bantuan terhadap pengembangan Persigar.

Menurutnya, selama ini bantuan terhadap persepakbolaan di Garut, khususnya Persigar masih minim. “Pada Liga 3 yang lalu saja untuk Persigar dari uang pribadi saya, kita ingin Pemda ada bantuan. Apalagi sebentar lagi akan ada Instruksi Presiden terkait sepakbola ini, mudah-mudahan iru menjadi jalan dan pembuka bagi semua termasuk Pemda dalam membantu Sepakbola,” pungkasnya. (erf)