Dampak Pemilu, Proyek Besar Terhenti

316
Pembangunan Jalan Lingkar Leles terpaksa ditunda karena masa Pemilu.

Pembangunan Jalur Mudik Leles dan Kadungora Tertunda

RadarPriangan.com, GARUT – Pemilihan umum (Pemilu) yang digelar pada 17 April 2019 lalu berdampak pada terhentinya beberapa pekerja pembangunan di Kabupaten Garut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Uu Saepudin setelah melakukan evaluasi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Garut, Selasa (7/5).

“Capaian persentase kegiatan itu harusnya sekitar mencapai 20 persen, ini baru 0,8 persen,” kata Uu.

Alasannya kata Uu, proses kegiatan yang belum ada progres yakni kegiatan yang mendapat dana besar.

“Ada surat edaran kegiatan yang dihibahkan menghadapi Pilpres jangan dulu direalisasikan. Makanya minggu ini harus digenjot (dikerjakan, red), mudah-mudahan proses pengadaan barang sudah berjalan,” katanya.

Menurutnya, ada aturan baru sehingga harus lelang ulang. Dalam regulasi tersebut terdapat kualifikasi baru yang mengacu pada Permen-PUPR yang baru keluar pada bulan April 2019.

“Tadinya kalau (tidak ada regulasi baru, red) dua bulan yang lalu sudah berjalan, tapi karena tadi ada aturan yang harus disesuaikan sehingga itu dipending, dibatalkan, dan lelang diulang, sekarang sedang tahap evaluasi,” katanya.

Pihaknya sudah menyampaikan 50 kegiatan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan sudah diumumkan. Anggaran kegiatan tersebut mulai dari Rp2 Miliar, Rp5 miliar hingga Rp10 miliar dengan jumlah total 101 kegiatan.

Salah satu kegiatan yang tertunda yang pembangunan lanjutan jalan lingkar Leles dan Kadungora. “Lebaran belum bisa diaspal, masih kondisi saat ini,” pungkasnya. (erf)