Caleg yang Dikenalkan di Acara Menteri Pertanian Akan Dipanggil Bawaslu

294

RADARPRIANGAN.COM, GARUT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut akan memanggil calon legislatif dari Partai Golongan Karya yang berkampanye saat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan ke Garut.

Bawaslu sendiri mengaku sudah menerima informasi akan hal tersebut sehingga menjadi acuan awal.

“Kita sudah menerima informasi dan laporannya dari masyarakat terkait hal tersebut (kampanye saat acara kedinasan). Hal tersebut tentu akan menjadi data awal sebagai acuan dari kita untuk mengkaji apakah nantinya ada pelanggaran pemilu atau tidak,” kata Asep Nurjaman, Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Garut, Jumat (22/3).

Asep mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui akan adanya agenda dari kementerian pertanian yang membawa calon legislatif dalam kegiatannya. Pada saat kegiatan sendiri, ia mengaku tengah sakit sehingga tidak berada di kantor Bawaslu Kabupaten Garut.

Meski demikian, diakui Asep, pihaknya akan melakukan kajian berdasarkan informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat. Dan jika berdasarkan hasil kajian terdapat adanya dugaan pelanggaran pemilu, maka akan dilakukan pemanggilan terhadap caleg tersebut.

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tarogong Kidul, Gery Muzayyin kepada wartawan mengaku tidak mengetahui dan tidak memantau acara tersebut.

“Biasanya kalau ada kegiatan pengumpulan massa, ada tembusan ke Bawaslu, kemudian Bawaslu menugaskan Panwascam memantau acaranya,” katanya.

Gery mengaku tidak menerima instruksi dari Bawaslu Kabupaten Garut untuk memantau acara tersebut. “Kita juga dapat informasi ada ajakan memilih dari caleg di acara itu, kita akan telusuri informasinya,” katanya.

Sebelumnya, pemadangan tak biasa terjadi saat kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Garut. Ada caleg DPR-RI dari Partai Golongan Karya yang ikut kampanye di acara Mentan bertajuk ‘Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019’ tersebut.

Kejadian tersebut berlangsung Kamis (21/03) di lapangan SOR Ciateul, Jalan Merdeka, Tarogong Kidul. Saat Mentan Amran memberi sambutan di hadapan ratusan masyarakat Garut yang hadir ia sempat memperkenalkan rombongan yang menyertainya datang ke Garut, mulaibdari Dirjen dan lainnya.

Setelah itu, Amran juga menyebut ada dua orang wanita bernama Rika Mustika dan Sandra Indriati dari Partai Golkar.

“Ada dari Partai Golkar Rika Mustika, kenal?..okai bantuannya aman. Ada dari Golkar Sandra Indriati, kenal? belum? sini bu perkenalkan namanya,” kata Amran.

Setelah itu, Rita dan Sandra kemudian bergantian memperkenalkan diri. Sandra lebih duluan memperkenalkan diri, namun ia hanya sedikit bicara.

“Damang ibu-ibu? Sampurasun, Nepangkeun nami Sandra,” katanya.

Setelah Sandra, giliran Rika yang maju dan ia lebih banyak berbicara di hadapan massa. Ia bahkan menyampaikan bahwa dirinya berasal dari Partai Golkar dengan nomor urut 3.

“Coba yang sudah kenal sama saya gapoktan, gapoktan saya mana? ya…itu gapoktan saya. Jangan lupa nanti minta lagi sama pak menteri,” ungkap Rika.

“Mungkin saya belum semua sosialisasi, saya mau mencoba sosialisasi. Singkat, perkenalkan saya Rika Mustika dari Partai Golkar, nomor 3. Jangan lupa pilih ya ibu-ibu. Terimakasih pak menteri atas waktunya,” kata Rika menambahkan.

Perkataan Rika tersebut langsung dikomentari Menteri Amran, dengan nada bercanda, Amran mengatakan jika jantungnya berdebar-debar.

“Jantung saya berdebar-debar. Panwaslu..bukan urusanku itu,” ujar Amran sambil tertawa.

Selepas kejadian itu, Amran kemudian melanjutkan sambutannya. Ia kemudian menyebut beberapa nama pejabat negara lain yang ikut mendampinginya ke Garut.

Sementara kedua caleg tersebut kembali duduk di kursi yang terletak di atas panggung, berdampingan dengan pejabat yang hadir.

Saat hendak dikonfirmasi wartawan selepas acara usai, kedua caleg tersebut pergi bersama rombongan Mentan. (igo)