Bupati Garut: Jangan Khawatir Penghapusan Tenaga Honorer

198
dok Radar Garut

GARUT – Menanggapi rencana penghapusan tenaga honorer di instansi pemerintahan daerah maupun pusat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengimbau para honorer di daerahnya untuk tetap tenang.

“Untuk para honorer di Garut, pokoknya tidak usah khawatir, karena kami akan memberikan perlindungan. Di Garut ini sebetulnya sudah selesai, kami membuat komitmen untuk kategori dua (K2) yang umurnya sudah lebih 35 tahun yang jumlahnya 1500 diusulkan untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, atau P3K. Sedangkan yang di bawah 35 tahun yang ada di Disdik dan Dinas Kesehatan, kita dorong untuk jadi PNS melalui tes,” katanya.

Namun yang menjadi masalah kata Bupati, yakni tenaga kerja sukarela (TKS), kalau yang usianya di bawah 35 tahun masih ada kesempatan untuk menjadi PNS dengan cara ikut testing CPNS. Sedangkan untuk yang di atas 35 tahun, akan dibuatkan Peraturan Daerah (Perda).

Transisi penghapusan status tenaga honorer di instansi pemerintah ini akan berlangsung hingga 2023. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2019. (erf)